Breaking News:

Satu RT di Coblong Kota Bandung Lockdown Karena Covid 19, Ternyata Ini Penyebabnya

Sebanyak delapan orang di satu RT di Kelurahan Dago Kecamatan Coblong Kota Bandung terkonfirmasi positif Covid 19.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Mega Nugraha
RW7 Dago lockdown 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak delapan orang di satu RT di Kelurahan Dago Kecamatan Coblong Kota Bandung terkonfirmasi positif Covid 19. Hal itu pula yang mendasari Satgas Covid 19 Kecamatan Coblong melakukan tindakan lockdown untuk satu RT di wilayah tersebut sejak Senin (7/6/2021).

Camat Coblong, Kinda Hamidipraja menjelaskan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan aparat kewilayahan terkait masalah ini. Kecamatan Coblong, kata Kinda, memang masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 terbanyak di Kota Bandung dengan dua kelurahan penyumbang terbesar ialah Kelurahan Sadang Serang dengan Kelurahan Dago.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Bandung Melonjak, Giliran RW 7 Kelurahan Dago Di-Lockdown

"Dua kelurahan itu paling banyak kasus Covid-19, termasuk ya di RT 7 RW 9. Kami sudah rapat dan daripada nanti menyebar lebih luas maka kami ambil tindakan untuk lockdown," katanya saat dihubungi, Selasa (8/6/2021).

Kinda menyebut penyebab utama adanya kasus Covid 19 di RT 7 tersebut karena satu keluarga melakukan perjalanan entah mudik atau berwisata, yang selanjutnya oleh aparat kewilayahan lakukan 3T, seperti testing, tracing, dan treatment.

"Alhamdulillah kami ada satgas di kecamatan sampai tingkat RW ditambah warganya aktif sekali mendata. Delapan warga yang terkonfirmasi itu kini isolasi di rumahnya dan kebutuhan pasokan makanan alhamdulillah terpenuhi, tadi juga ada dari Polrestabes Bandung bantuan makanan," katanya.

Baca juga: Kapan Pendaftaran CPNS dan PPPK di Majalengka Dibuka? Ini kata BKPSDM

Kinda menyebut di RT 7 tersebut terdapat sekitar 30 kepala keluarga dan mengaku warga sekitar setuju untuk diberlakukannya lockdown, meskipun masih tetap ada warga sekitar yang diperbolehkan keluar masuk untuk beraktivitas.

"Di gerbangnya itu ada penjaga. Jadi, sifatnya buka tutup saja karena banyak juga kan yang negatif. Rencana lockdown dilakukan selama 10 hari dimulai kemarin," katanya. 

Desa di Cianjur Lockdown

Dua desa di Cianjur lockdown lokal setelah 35 orang di dua desa itu terpapar Covid 19 diduga dari klaster hajatan. Dua desa itu berada di Kecamatan Cibinong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved