Breaking News:

Barista dan Calon Barista di Pacet Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas Salafiyah Yasin guna perlindungan jaminan sosial

Istimewa
BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas Salafiyah Yasin 

TRIBUNJABAR.ID,- BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas Salafiyah Yasin guna perlindungan jaminan sosial bagi para peserta di Balai Latihan tersebut.

Puluhan barista dan calon barista yang tergabung di Balai Latihan Kerja Komunitas Pengolahan Hasil Pertanian Salafiyah Yasin, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, para barista dan calon barista di BLKK tersebut, sudah terdaftar menjadi anggota Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-Tenaga Kerja).

Kepala BLKK Salafiyah Yasin, Pungkit Wijaya mengatakan, pihaknya berkomitmen ingin memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para peserta di BLKK-nya tersebut. Untuk itu, pihaknya sengaja berkerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya untuk mewujudkan komitmen tersebut.

BPJS BARISTA2
BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja Komunitas Salafiyah Yasin (Istimewa)

“Ini merupakan komitmen dari Balai Latihan Kerja Komunitas memberikan jaminan sosial kepada peserta kami,” ujar Pungkit seusai pembukaan pelatihan Barista Angkatan Pertama di Balai Latihan Kerja Komunitas Pengolahan Hasil Pertanian di Desa Pangauban Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Senin (7/6/2021).

Pungkit menegaskan, kerja sama ini memberikan perlindungan jaminan sosial peserta berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

"Ini merupakan inisiatif dari balai latihan kerja untuk menjadi perisai jaminan sosial ketenagakerjaan, karena di desa Pangauban sendiri sektor pertanian dan perkebunan menjadi mata pencaharian utama. Jadi, selain peserta pelatihan, maka warga masyarakat pun bisa ikut mendaftar BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran setiap bulan,” ujarnya.

Sementara Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bandung Lodaya, Dewi Mulya Sari menuturkan, “BLKK Salafiyah Yasin akan bekerja sama menjadi perisai mendorong perlindungan jaminan sosial kepada peserta BLKK, warga masyarakat Pangauban, dan warga Kecamatan Pacet pada umumnya.

"Kami bersyukur bahwa peserta BLKK Salafiyah Yasin ini diikutsertakan ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan Regional Bandung. Sekaligus kami sosialisasikan fungsi BPJS Ketenagakerjaan sangat penting untuk peserta dan warga masyarakat pada umum," ujarnya.

BPJS BARISTA3
Seorang peserta BLKK Salafiyah Yasin, Rifky Nurizki (21) (Istimewa)

Seorang peserta BLKK Salafiyah Yasin, Rifky Nurizki (21) mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi upaya inisiatif yang dilakukan BLKK Salafiyah Yasin tersebut. Sebab, kata dia, kecelakaan kerja tidak pernah bisa diprediksi.

“Dengan adanya perlindungan jaminan sosial ini memberikan rasa nyaman kepada kami saat menjalankan rutinitas pekerjaan kami. Ini sebagai antisipasi jika di kemudian hari kami terkena musibah berupa kecelakaan kerja di tempat kerja kami,” ungkap dia.

Dia pun mengajak kepada seluruh pekerja di Kecamatan Pacet, baik pekerja formal maupun informal, untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, dengan menjadj peserta BPJS Ketenagakerjaan ini, jaminan sosial pekerja akan terlindungi.

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved