Obyek Wisata Cipanas di Kuningan Ini Tetap Buka Meski Ada Warga Terkonfirmasi Positif Covid19
Obyek wisata Cipanas di Desa / Kecamatan Subang, Kuningan Jawa Barat tetap buka meski ada warga terkonfimasi positif Covid-19
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Meski ada Kecamatan Subang terindikasi adanya terkonfirmasi positif Covid19 tidak lantas membuat objek wisata Cipanas yang terletak di Desa / Kecamatan Subang, Kuningan Jawa Barat, tutup untuk beroperasi pada biasanya.
"Untuk warga terkonfirmasi positif Covid19, di daerah Subang kami tidak tahu. Namun kaitan dengan wisata di sini, tetap buka dengan tetap menggunakan protokol kesehatan," ungkap Wawan salah seorang warga sekitar kawasan objek wisata setempat, Minggu (6/6/2021).
Lingkungan wisata, kata dia sempat mengalami penutupan pada awal terjadinya Kuningan siaga Covid19.
Baca juga: Kematian Pasien Covid-19 Melonjak, Petugas Pemulasaran di Rumah Sakit Ini Bikin Peti Mati Sendiri
"Iya untuk penutupan wisata terjadi pas awal - awal ada Covid19 hingga waktu libur lebaran tahun lalu," katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid19 Kuningan, Indra Bayu sekaligus juga sebagai Ketua Pelaksana BPBD Kuningan ini mengatakan, jumlah warga terkonfirmasi positif Covid19 itu di daerah Subang tidak terjadi pada titik daerah tertentu.
"Ya untuk Subang tidak ada kluster, sebab penyeberan terkonfirmasi positif Covid19 itu bukan pada satu desa atau daerah tertentu saja. Kemudian untuk saat ini juga telah mengikuti protokol kesehatan melalui tindakan isolasi mandiri dan kita berikan perhatian terhadap warga terkonfirmasi positif Covid19 tersebut," katanya.
Baca juga: 5 Pasien Covid-19 yang Dirawat di RSU Kota Tasik Meninggal dalam Dua Hari, Petugas Sempat Kewalahan
Terpisah Juru Bicara Satgas Covid19 Kuningan, Agus Mauludin dalam keterangannya menyampaikan bahwa untuk data kasus per Hari Minggu (6/6/2021).
Total kasus terkonfirmasi Covid19 hingga sekarang jumlahnya itu ada sebanyak 6304 orang, Discarded ada sebanyak 5618 orang dan masih karantina ada 539 orang.
"Untuk data jumlah meninggal hingga sekarang ada sebanyak 147 orang.
Dalam kasus ini di dominasi Laki-Laki sebanyak 2933 orang dan perempuan ada sebanyak 3371 orang," ujarnya.
Disamping itu, untuk kasus kontak erat hingga sekarang itu total ada sebanyak 7439 orang, dengan jumlah discarded ada sebanyak 6965 orang dan masih karantina itu ada sebanyak 474 orang.
"Dalam kasus kontak erat itu dari Laki-laki ada sebanyak 3563 orang dan Perempuan ada 3876 orang," ungkapnya
