Deretan Fenomena Langit di Juni 2021: Dari Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari Cincin
Setiap bulannya, ada banyak fenomena langit yang sayang jika dilewatkan, termasuk beberapa fenomena langit di bulan Juni 2021 ini.
Dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Diseminasi Pusat Sains Antariksa LAPAN Emanuel Sungging mengatakan, fenomena puncak hujan meteor itu dapat diamati dari wilayah Indonesia.
Untuk waktu terbaik pengamatan hujan meteor biasanya dapat dilakukan pada saat dini hari.
Fenomena ini dapat diamati dengan menggunakan mata telanjang, tanpa perlu bantuan teleskop.
Penampakan hujan meteor merupakan fenomena meteor yang jatuh dan melewati permukaan bumi dalam jumlah yang banyak, sehingga dari permukaan bumi akan terlihat seperti hujan.
Secara singkat, hujan meteor dapat terjadi karena meteorid (batuan-batuan kecil di sekitar orbit Bumi) memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi.
Fenomena meteor disebabkan oleh meteorid yang terpengaruh oleh gravitasi Bumi sehingga jatuh dan terbakar.
Diberitakan Kompas.com, 28 Mei 2021, warna yang dipancarkan meteor ketika jatuh ke Bumi bermaca-macam, tergantung unsur penyusunnya.
Pada 10 Juni 2021, sebagian warga dunia kembali dapat menyaksikan fenomena gerhana matahari cincin.
Gerhana matahari cincin tahun lalu terjadi pada 21 Juni 2020.
Pada tahun tahun lalu sebagian wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena langit ini.
Tahun ini, gerhana matahari cincin secara utuh hanya dapat disaksikan di Pulai Ellesmere dan Baffin, Kanada dan Siberia, Rusia.
Sementara di wilayah lainnya, seperti Greenland, Eropa, Rusia dan negara-negara Asia Tengah dan Tiongkok dapat menyaksikannya gerhana matahari sebagian.
Adapun gerhana akan tampak pada pukul 17.43 WIB / 18.43 WITA / 19.43 WIT.
Seperti diketahui gerhana matahari cincin terjadi karena Bulan membayangi Matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-foto-puncak-gerhana-matahari-cincin.jpg)