Ubah Laku

Alat Dent-In Karya ITB Ini Mampu Cegah Penyebaran Covid-19, Perawatan dan Pengobatan Gigi Lebih Aman

Dent-In merupakan jenis alat extraoral aerosol suction yang dapat mengurangi risiko dokter gigi dari paparan infeksi virus

Editor: Siti Fatimah
istimewa
Adanya Dent-In, dokter gigi dapat melakukan pekerjaannya secara maksimal tanpa perlu takut dengan penyebaran virus yang terdapat pada aerosol maupun droplet seperti virus SARS-CoV-2 ataupun virus lainnya. 

Terdapat pula pengendali jarak jauh dengan pengaturan tiga kecepatan motor untuk mengatur daya hisap alat terhadap aerosol untuk memudahkan pekerjaan,” jelasnya.

Dent-In bekerja melalui beberapa tahap. Pengisapan dilakukan oleh vacuum blower yang menghisap udara di sekitar mulut pasien melalui nozzle cup.

Lalu udara tersebut dialirkan pada ruangan yang berisi filter HEPA untuk melakukan penyaringan partikel.

Filter HEPA yang digunakan adalah jenis HEPA H14 yang memiliki efektivitas penyaringan sebesar 99,99%.

Udara yang telah melalui filter masuk pada vacuum blower dan keluar ruangan yang disinari oleh sinar UV untuk disterilisasi sebelum keluar dari alat untuk menghasilkan udara bersih.

Baca juga: Kota Bandung Terancam Kolaps oleh Covid-19, Kasus Melonjak, Keterisian Tempat Tidur 79,9 Persen

“Sampai saat ini, sudah terdapat tiga prototip yang sudah diproduksi. Salah satu prototip telah diserahkan kepada FKG Unpad dan dua lainnya sedang dalam tahap pengujian dan pengembangan,” Katanya.

Saat ini Tim Biomekanika FTMD terus melakukan pengembangan alat meskipun pada kondisi pandemi COVID-19. Dalam prosesnya, proyek ini didukung oleh beberapa lembaga di antaranya LPDP dan RISTEK-BRIN yang memberikan pendanaan melalui program Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19.

Harapannya, Dent-In dapat diproduksi secara massal dan dapat diperjualbelikan dengan harga terjangkau.

Selain itu dengan adanya Dent-In, dokter gigi dapat melakukan pekerjaannya secara maksimal tanpa perlu takut dengan penyebaran virus yang terdapat pada aerosol maupun droplet seperti virus SARS-CoV-2 ataupun virus lainnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved