Senin, 4 Mei 2026

Platform Karya Mahasiswa ITB Ini Bantu Konseling untuk Penderita Depresi, Stres Hingga Kecemasan

Hidup adalah platform media tentang kesehatan jiwa juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan para psikolog dan psikiater dalam bentuk konseling

Tayang:
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
SHUTTERSTOCK/KOMPAS
Ilustrasi depresi- Hidup adalah platform media tentang kesehatan jiwa juga menjadi penghubung antara masyarakat dengan para psikolog dan psikiater dalam bentuk konseling secara langsung.  

Sebuah platform yang membantu anak muda atau kaum milenial untuk mendapatkan skill personal maupun professional yang relevan sesuai dengan perubahan zaman. 

“Di sini, para anak muda dapat menemukan dan mendapatkan karir impian melalui tahap eksplorasi dan edukasi. Workshop dan seminar dibidang industri kreatif, industri bisnis dan manajemen dan juga industri teknologi menjadi bidang utama dari Venidici,” katanya.  

Beberapa perusahaan maupun institusi telah berkolaborasi dengan Venidici seperti Gojek, Emina, OJK, Nutrifood, Unilever dan masih banyak lain.

Lebih dari 2000 peserta di seluruh Indonesia sudah mengikuti acara workshop yang diadakan oleh Venidici. 

Adapula platform VisitInd. Platform yang dibuat oleh kelompok mahasiswa ITB ini mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI) tahun 2021. 

Baca juga: Tidak Hanya untuk Penanganan Covid-19, Ini Kelebihan Alat 3 In 1 Face Protector Karya ITB

VisitInd menawarkan layanan wisata publik dan privat baik secara online (virtual tour) maupun offline dengan menerapkan protokol kesehatan sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan. 

“Hal ini akibat dari efek COVID-19 yang membuat pariwisata di Indonesia mengalami penurunan, maka kelompok mahasiswa ini membuat terobosan dan inovasi dengan membuat platform VisitInd. Visitlnd memberikan jasa layanan pariwisata meliputi objek wisata, transportasi dan juga penginapan,” tutur Sonny. 

Paket wisata yang ditawarkan oleh VisitInd berada di sekitar Bandung dan Lembang. 

VisitInd ini juga sudah menyediakan program magang untuk mahasiswa yang mau mendapatkan pengalaman bekerja dengan perusahaan start-up dan mendapatkan penghasilan tambahan.

Sonny menjelaskan, perguruan tinggi harus mampu menyiapkan lulusan yang memiliki kreativitas dan inovasi dalam menciptakan usaha sesuai dengan kebutuhan era saat ini yang berbasis pengembangan teknologi. 

“Salah satunya  dengan menyelenggarakan program-program yang sesuai selama masa kuliah, sehingga ketika lulus nanti, jiwa entrepreneur para lulusan tetap tumbuh dan berkembang. Salah satu program yang dijalankan oleh ITB sebagai Entrepreneurial University adalah program PMWxTOP,” ujarnya.

Acara ini diikuti oleh 22 kelompok mahasiswa dengan 2 kategori, yaitu Scale Up dan Startup, serta 6 sub-kategori yaitu Jasa dan Sosial, Teknologi Lingkungan dan IOT, Teknologi Kesehatan dan Kecantikan, ICT, Boga dan Fashion and Kreatif.

Acara diisi Talkshow dari Ir. Victoria Br Sianungkalit, M.M., selaku mantan Deputi Kementrian Koperasi dan UKM bidang Kewirausahaan sebagai keynote speaker, Arizky Iriawansayah selaku Micro Banking Cluster Manager dari Bank Mandiri, Terry Djoni selaku Founder Chatbiz.id dan Ardyka Perdana Putra selaku CEO Indismart. 

Talkshow ini memberikan inpirasi kepada para mahasiswa untuk terus melanjutkan usaha mereka dengan tetap melakukan terobosan-terobosan yang inovatif.

Baca juga: 10 Kampus Terbaik Indonesia Versi SIR, Tidak Ada Unpad, UIN Bandung Terbaik Kedua, ITB ke Berapa?

Kunjungi laman https://virtualfairpmw.itb.ac.id untuk mengikuti acara dan melihat pameran ini.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved