Breaking News:

Ibadah Haji 2021 Ditundah

Ibadah Haji 2021 Ditunda, Padahal Kesiapan Keberangakatan Jemaah Haji Majalengka Sudah 90 Persen

Pemerintah resmi membatalkan penyelenggaraan atau pemberangkatan ibadah haji 2021 ke Tanah Suci karena masih terjadi Pandemi Covid 19.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Eki Yulianto
Kantor Kemenag Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR, MAJALENGKA - Penyelenggaraan atau pemberangkatan ibadah haji 2021 ditunda karena masih terjadi Pandemi Covid 19.

Kepala Kemenag Kabupaten Majalengka, Mulyadi, saat dihubungi pada Kamis (3/6/2021) mengatakan semua administrasi para calon jemaah ibadah haji 2021 Kabupaten Majalengka sejatinya sudah lengkap. 

Baca juga: Sudah Bersiap, 1.361 Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Gagal Berangkat Lagi Tahun Ini

Pihaknya juga sudah mengirim seluruh dokumen administrasinya ke pusat. Termasuk, seluruh calon jemaah ibadah haji sudah menjalani vaksinasi dan melengkapi paspor.

Hanya saja, belakangan, ibadah haji 2021 ditunda lewat putusan pemerintah.

"Untuk persiapan pemberangkatan calon jemaah haji di Kabupaten majalengka sudah 90 persen dan kami kami sebenarnya telah siap," ujar Kepala Kemenag Kabupaten Majalengka, Mulyadi.

Baca juga: SDN 113 Banjarsari Kota Bandung Tidak Ikut Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Pekan Depan

Disinggung soal adanya calon jemaah yang protes terkait batalnya pelaksanaan pemberangkatan jemaah haji, pihaknya optimis hal itu tidak ada terjadi.

Pasalnya, setiap Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masing-masing calon sudah biasa berkomunikasi dengan para jemaahnya.

"InsyaAllah tidak ada gejolak, karena KBIH sudah biasa melakukan komunikasi. Hingga sekarang belum ada yang protes, karena keputusan pusat. Persoalan tersebut dikomunikasikan pula oleh KBIH masing-masing. Hanya saja yang datang biasa menanyakan selalu ada, tapi itu dianggap biasa," ucap dia.

Baca juga: 2 Alasan Penting Pemberangkatan Haji 2021 Dibatalkan, Menteri Agama dan DPR Tegas Bukan Soal Utang

Untuk tahun ini, jumlah kuota jemaah haji belum ditentukan. Namun, jika memang tahun ini berhasil terselenggara, pihaknya memprioritaskan calon jemaah haji yang tercatat pada tahun lalu.

"Tahun lalu kami memiliki kuota 1.150 jemaah. Kami prioritaskan calon jemaah yang tercatat dalam kuota tersebut," jelas Mulyadi.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved