Ibadah Haji 2021 Ditunda

2 Alasan Penting Pemberangkatan Haji 2021 Dibatalkan, Menteri Agama dan DPR Tegas Bukan Soal Utang

Pemerintah Indonesia memutuskan pemberangkatan haji 2021 dibatalkan. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebut uang haji aman.

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Tribunnews/Muhammad Husein Sanusi/Makkah
ILUSTRASI --- Suasana jemaah haji Indonesia menunggu antrean bus shalawat di Terminal Syib Amir, Makkah, Minggu (21/7/2019) dini hari. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah Indonesia memutuskan pemberangkatan haji 2021 dibatalkan.

Keputusan ibadah haji 2021 ditunda atau ditiadakan itu karena alasan keselamatan jemaah di tengah tingginya kasus Covid-19.

Alasan lain, hingga hari ini, pemerintah Arab Saudi belum membuka akses penerbangan dari Indonesia ke Jedah maupun ke Madinah.

Untuk memberikan kepastian kepada jemaah haji asal Indonesia, pemerintah melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan pembatalan pemberangkatan jemaah haji 2021, Kamis (3/6/2021) siang.

Baca juga: BREAKING NEWS, Pemberangkatan Jemaah Ibadah Haji 2021 Indonesia Dibatalkan, Diumukan Menteri Agama

Ketua Komisi XIII DPR RI Yandri Susanto, mitra Kementerian Agama, yang hadir acara jumpa pers pengumuman pembatalan pemberangkatan haji Indonesia ke Arab Saudi, ikut menjelaskan alasan keputusan tersebut.

Dia mengaku sangat memahami alasan keselamatan jemaah yang diutamakan di tengan pandemi Covid-19.

"Komisi VIII, rapat terakhir melihat kondisi kekinian dengan berat hati, kami sepakat dengan pertimbangan-pertimbangan, haji tahun ini Indonesia belum bisa mengirimkan jemaah haji. Pandemi masih sangat tinggi, sampai detik ini pemerintah Arab Saudi, belum bolehkan penerbanan ke jedah dan Madinah. Kuota haji juga belum diberikan ke Indonesia," ujarnya.

Yandri Susanto memastikan bahwa keputusan pembatalan pemberangkatan haji Indonesia bukan karena isu utang kepada Arab Saudi.

Bila ada pihak-pihak yang mengembusakan isu utang sebagai alasan ibadah haji 2021 ditunda, dia meminta untuk tidak mempercayainya karena kabar tersebut tidak benar.

"Kalau ada yang mengatakan ini karena utang ke Arab Saudi, itu berita bohong, tidak benar," ujarnya.

ilustrasi ibadah haji
ilustrasi ibadah haji (Capture Youtube)

Dana Haji Aman

Uang setoran caloan jemaah haji asal Indonesia yang tahun ini batal diberangkatkan aman dan tidak hangus.

Menteri Agama Yaqut Cholil juga memberikan jaminan kepada jemaah haji yang mestinya diberangkatkan ke Arab Saudi tahun ini, akan diberangkatkan di tahun 2022.

"Jemaah haji 2020 yang tidak diberangkatan 1442 H atau 2021, akan menjadi pemberangkatan ibadah haji di tahun 2022. (uang) pelunasan dapat diminta kembali. Uang jemaah aman, haji juga aman," jelas Menteri Agama.

Bagi jemaah haji yang tetap menitipkan uang pelunasan di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pun aman.

Baca juga: Dubes Arab Saudi untuk Indonesia: Ada Ibadah Haji, Tapi Kuota Haji Dibatasi

Menteri Agama juga memastikan pembatalan ibadah haji 2021 itu bukan karena utang kepada Arab Saudi.

"Indonesia tidak punya utang atau tagihan haji, itu 100 persen haoks, tidak benar," ujarnya.

Dia berterimakasih kepada komisi X DPR RI dan Kemneterian Luar Negeri RI yang terus berupaya melakukan diplomasi agar akses ibadah haji bisa dibuka untuk jemaah Indonesia.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved