Ridwan Kamil Dapat Suguhan Martabak Madura dari Bonek Persebaya Surabaya
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbincang santai dengan perwakilan Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, Minggu siang.
TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berbincang santai dengan perwakilan Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, Minggu (30/5/2021) siang.
Tiga koordinator elemen suporter kelompok tribun Persebaya Surabaya turut hadir, Green Nord 27 diwakili Husain Ghozali (Cak Cong), Tribun Kidul oleh Sinyo Devara, dan Gate Jhoner 21 diwakili Erik Wicaksono.
Begitu pula asisten manajer Persebaya Surabaya, Alek Tualeka sebagai perwakilan manajemen Persebaya.
Bincang santai yang berlangsung di Warkop Pitulikur, Surabaya, itu dikemas sangat sederhana. Tak ada hidangan mewah layaknya kunjungan kerja seorang Gubernur.
Menyerupai pengunjung warkop pada umumnya, Emil, begitu Ridwan Kamil biasa disapa, ikut duduk santai bersama dan berbincang banyak hal bersama perwakilan Bonek dengan suguhan martabak Madura.
Mengenakan jaket dan syal Persebaya Surabaya, Ridwan Kamil berbincang-bincang secara gayeng dengan perwakilan Bonek selama kurang lebih 30 menit. Ia menyebut tidak ada tujuan tertentu terkait agenda kali ini. Murni silaturrahmi.
Baca juga: Ridwan Kamil Diminta Desain Ulang Islamic Center Surabaya, Janjikan Arsitektur yang Cetar
Emil mengatakan, sebelum bersilaturahmi dengan para Bonek, dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur ini, ia juga telah menemui Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Surabaya.
Mereka membicarakan sejumlah program. Satu di antaranya terkait rencana pembangunan Masjid Islamic Center Surabaya yang diarsiteki Ridwan Kamil.
"Kebetulan agenda saya dengan ibu Khofifah, yang masjid, tapi saya tiba-tiba tadi malem teringat kalau bonek kan tentunya markasnya ada di Surabaya," kata Emil di sela acara.
"Saya bilang ke tim, kalau memang ada waktu, ingin silaturahmi. Supaya nanti kalau Bonek ke Jawa Barat lagi, komunikasi, tukeran nomer HP, sehingga kami saling menjaga-mengamankan. Kira-kira begitu," ujar Ridwan Kamil.
Selama ini, Emil memang dikenal dekat dengan suporter karena sangat menggilai sepak bola. Ia mengaku selalu total memberikan dukungan pada Persib Bandung.
Di sisi lain, para bobotoh juga memiliki kedekatan emosional erat dengan Bonek. Bobotoh ikut mendukung penuh saat bonek memperjuangkan Persebaya Surabaya agar diakui oleh PSSI saat Kongres PSSI di Bandung tahun 2016.
Sejak saat itu, kedekatan bobotoh-bonek semakin erat. Saling menyambut setiap saat salah satu suporter berkunjung ke Bandung atau Surabaya.
Baca juga: Persib Akan Uji Coba Tanding Lawan Tim Dari Liga 1 Atau 2
Bahkan ada istilah Bandung adalah rumah kedua bagi bonek, dan Surabaya rumah kedua bagi bobotoh, pendukung Persib Bandung.
"Dalam budaya kesuporteran itu, banyak kaos-kaos bertulisan Bobotoh-Bonek Bersaudara. Menunjukkan ada sejarah yang harus menjadi contoh bahwa antar suporter ya sebaiknya begitu," kata Ridwan Kamil
Meskipun, diakui Emil, saat laga berlangsung di dalam lapangan, rivalitas untuk mendukung klub kebanggaan masing-masing tetap ada.
"Rivalitas 90 menit saja, setelah itu kembali sama-sama Indonesia raya, sama-sama Pancasila, merah putih," ujarnya.
Karena tujuan utama silaturahim, Emil mengaku tidak ada agenda khusus tertentu pasca-pertemuan ini. "Saya doakan makin ke sini makin disiplin, makin saling mengingatkan, sehingga jangan ada korban fisik, korban jiwa terhadap sepak bola yang kami cintai ini," ujarnya.
Soal silaturahmi juga ditegaskan Cak Cong di sela-sela acara. "Pada intinya gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil ke Surabaya ke tempat kami menemui temen-temen Bonek untuk silaturahmi, karena hubungan kami Surabaya dengan Bandung sudah sangat akrab dan intens sekali," kata Cak Cong.
"Jadi hubungan ini lebih mendekatkan lagi silaturrahmi tanpa melihat konteks yang lain. Pak Ridwal Kamil ke sini bukan ada tujuan lain, enggak ada tujuan politik dan lainnya, intinya silaturrahmi," ujarnya.
Terlebih, sudah setahun lebih tidak ada pertandingan yang bisa disaksikan oleh suporter sehingga tidak ada lagi pemandangan saling berkunjung antar suporter sepak bola layaknya saat kompetisi digelar dengan suporter.
"Jadi untuk merapatkan kembali yang satu tahun ini gak ada bola. Makanya dalam kunjungan kali ini, pak Ridwan Kamil menyempatkan diri dan mau main ke tempatnya Bonek, seorang Gubernur Jawa Barat, itu yang saya tangkap," ujarnya. (tribunjatim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rk-ke-islamic-center-surabaya.jpg)