Viral Ojol Beri Baju ODGJ

Ini Pengakuan Driver Ojol yang Berikan Pakaian pada ODGJ, Videonya Viral dan Tuai Pujian

Driver ojek online yang memberikan pakaiannya kepada ODGJ di Taman Tegallega, Kota Bandung, yang videonya viral adalah Ari Jalliludin.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Giri
Istimewa
Tangkapan layar video yang memperlihatkan pengemudi ojek online atau driver ojol memberikan pakaian ke ODGJ yang telanjang viral di media sosial. 

Fadly pun mengizinkan. Meski memang, awalnya istrinya sempat khawatir.

Namun, Fadly meyakinkan, vaksin itu berguna untuk melindungi kesehatan dirinya.

"Dengan divaksin sekarang, kalau nanti ada produksi massal vaksin Covid 19, kan enggak harus keluarkan biaya lagi," ujar Fadly.

Driver ojol tersebut juga diberi Rp 200 ribu sebagai kompensasi transportasi.

Nantinya, akan ada lima kali tahapan.

"Katanya sih sampai 5 kali. Hari ini yang pertama, katanya nanti dipanggil lagi," ujar Fadly.

Setelah vaksin selesai, dia bercerita, ternyata prosesnya tak lama.

Fadly datang sekitar pukul 10.00, lalu sudah keluar sekitar pukul 12.35 WIB.

Setelah disuntik vaksin, dia juga merasa baik-baik saja.

Dia sudah diberi tahu dokter, jika ada keluhan, nanti akan ada penanganan.

"Tapi katanya untuk anak muda, kecil kemungkinan ada kenaikan suhu tubuh (efek samping)," ujarnya.

Fadly juga mendapatkan dua berkas surat berisi daftar isian terkait kondisi yang dialami setelah disuntik.

Jika suhu tubuh mengalami peningkatan lebih dari 39 derajat, dia harus laporan.

"Harus laporan kalau alami peningkatan suhu tubuh sampai 39 derajat celcius. Ini di sini tertera efek samping ringan, sedang, dan berat. Setelah vaksin, nanti katanya 14 hari harus ke sini lagi," ujar dia.

Fadly mengakui, dia memang sempat takut mengenai efek samping dari vaksin.

Namun, lanjutnya, dia lebih takut jika dia tak bisa bekerja untuk menafkahi anak-istri.

Dia juga meminta agar warga lain tak takut divaksin.

"Saya kerja di luar. Pas saya pulang, saya tidak mau bawa virus sampai istri anak jadi korban. Motivasi besarnya buat masyarakat juga, setelah ini berhasil kan bermanfaat buat orang lain juga," ujarnya.

"Jangan takut divaksin. Kalau takut efek samping, perbanyak baca. Jangan terlalu percaya hal-hal lain. Kita harus waspada dengan Covid."

Perlu diketahui, pada Selasa (11/8/2020) telah dilaksanakan penyuntikan pertama untuk 19 relawan vaksin Covid-19.

Penyuntikan dilakukan di Rumah Sakit Pendidikan (RSP) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jalan Eyckman, Kota Bandung.

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Menteri BUMN Erick Thohir dan Kelapa BNPB, Doni Monardo serta rombongan lainnya bahkan turut menyaksikan penyuntikan tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved