Calon Pembeli Tahu Tempe Bingung, Barang yang Dicari Menghilang dari Pasar Gedebage
Hari pertama masa mogok produksi dan berjualan dari para perajin tahu dan tempe membuat para calon pembeli kebingungan.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari pertama masa mogok produksi dan berjualan dari para perajin tahu dan tempe membuat para calon pembeli kebingungan.
Pemandangan itu terlihat di Pasar Gedebage, Kota Bandung.
Beberapa calon pembeli tersebut mengaku, meski sudah mengetahui adanya rencana aksi tersebut, namun mereka tidak menyadari rencana aksi mogok produksi dan berjualan para perajin dan pedagang tahu tempe tersebut di mulai sejak hari ini. Mogok produksi itu dilakukan karena melambungnya harga bahan baku.
Rosmawati (55), warga Gedebage, mengaku, dia sengaja datang ke Pasar Gedebage untuk mencari tahu dan tempe untuk diolah menjadi makanan bagi anggota keluarganya.
Hal itu karena pedagang tahu dan tempe langganan yang biasa berkeliling di sekitar lingkungan rumahnya tidak kunjung datang hingga pukul 10.00 WIB.
"Saya enggak tahu kalau ada aksi itu (mogok), kenapa juga sih harus ada aksi mogok jualan itu? Saya kan jadi bingung mau masak apa," ujarnya saat ditemui sedang mencari pedagang tahu di Pasar Gedebage bersama sang suami.
Baca juga: Harga Kedelai Naik Hingga Pengusaha Tahu Ingin Mogok Produksi, Begini Kata Kadispangtan Purwakarta
Ia berharap agar kondisi dapat kembali normal, supaya para penjual tahu kembali beraktivitas berjualan seperti sebelumnya.
"Biar tahu sama tempe ada lagi," ucapnya.
Hal senada disampaikan Mia (28), warga Kecamatan Gedebage, lainnya.
Ia mengaku tidak menyadari ada aksi mogok berjualan para pedagang tahu tempe di mulai hari ini.
Sehingga, sebagai alternatif, ia akan membeli tahu tempe di pasar modern sebagai solusi tidak adanya pedagang tahu tempe di Pasar Gedebage.
"Soalnya udah keliling-keliling di sini juga enggak ada yang jualan," katanya.