Harga Naik, Puluhan Warga Kota Bandung Antre Beli Emas, Ternyata Ini Alasannya
Antusiasme sebagian warga Kota Bandung dalam membeli emas batangan atau logam mulia masih tinggi.
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Antusiasme sebagian warga Kota Bandung dalam membeli emas batangan atau logam mulia masih tinggi.
Padahal, harga logam mulia per Senin (24/5/2021) mengalami kenaikan Rp 1.000, jadi Rp 959 ribu.
Menurut pantauan Tribun Jabar di Butik Emas Antam Bandung, Jalan Ir H Juanda, Senin (24/5/2021), warga harus antre untuk membeli.
Baca juga: Modus Baru Penipuan, Tukar Perhiasan Emas Palsu Dengan Handphone, Ini Cara Tersangka Perdaya Korban
Hingga pukul 10.40, antrean warga membeli emas sudah mencapai 30-an orang.
Belum lagi warga yang datang setelah pembelian online.
Warga harus mengantre di lobi supaya tidak berkerumun di dalam kantor.
Petugas akan memanggil sesuai dengan antrean.
Ada yang antre untuk membeli, ada yang menjual.
Salah satu pembeli, Nissa (30), mengaku hendak membeli emas.
Uangnya ia dapat dari sisa tunjangan hari raya.
"Masih ada sisa THR digabung sama uang gaji. Daripada kepakai enggak jelas, lebih baik investasi di emas saja," ucap warga Cibeunying Kidul ini.
Emas tampaknya jadi pilihan investasi paling aman di Indonesia.
Dalam lima tahun terakhir, harga logam mulia per gram mengalami kenaikan hingga 50 persen, dari semula harga Rp 580-an ribu pada 2016, kini pada 2021 jadi Rp 959 ribu.
"Beli emas buat investasi jangka panjang," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/antre-beli-emas-di-butik-emas-antam.jpg)