Minggu, 19 April 2026

Gempa Bumi

Fakta Teranyar Gempa Blitar, Seismogram Sampai Overscale dan Bukan Terjadi di Zona Megathrust

Saat gempa di Blitar terjadi Jumat kemarin, seismogram di tiga tempat sampai overscale.

Editor: taufik ismail
Kompas.com/@infomitigasi
Tangkapan layar seismogram yang overscale saat gempa Blitar, Jumat malam. 

TRIBUNJABAR.ID - Ada sejumlah fakta baru dari gempa 5,9 yang terjadi di Blitar, Jawa Timur, Jumat (21/5/2021) malam.

Gempa itu terjadi di laut selatan dan berada di kedalaman 110 kilometer.

Meski cukup dalam, gempa ini terasa sangat kuat. Bahkan di Blitar skalanya sampai V MMI.

Setiap gempa selalu diamati oleh BMKG menggunakan seismograf atau seismometer.

Seismograf merupakan alat atau sensor getaran, yang biasanya dipergunakan untuk mendeteksi gempa bumi atau getaran pada permukaan tanah.

Adapun hasil rekaman dari seismograf disebut seismogram.

Namun, saat gempa Blitar terjadi, muncul laporan bahwa seismogram milik pemerintah disebut mengalami overscale.

Gempa bumi bermagnitudo 6.2 menguncang Jawa Timur, Jumat (21/5/2021) malam. BMKG kemudian mengupdate magnitudo gempa menjadi 5,9.
Gempa bumi bermagnitudo 6.2 menguncang Jawa Timur, Jumat (21/5/2021) malam. BMKG kemudian mengupdate magnitudo gempa menjadi 5,9. (capture bmkg.go.id)

Hal ini diinformasikan oleh akun Twitter @infomitigasi.

Dalam twit itu disebutkan ada laporan overscale pada seismogram yang terletak di Jajag, Banyuwangi; Semarang, dan Wanagama, Yogyakarta.

"gempa 5.9 Blitar begitu kuat, seismogram baik Jajag Banyuwangi, Semarang Jateng dan Wanagama Yogyakarta terjadi Overscale ketika gempa terjadi." pic.twitter.com/GZIktSKWzY — INFOMITIGASI™ (@infomitigasi) May 21, 2021

Apa penyebab "overscale" pada seismogram?

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan, penyebab overscale yang terjadi pada 3 seismogram dari gempa Blitar yakni kekuatan gempa yang cukup kuat.

"Penyebab overscale ini dapat terjadi karena gempanya cukup kuat pada saat itu," ujar Daryono saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (22/5/2021).

Berdasarkan keterangan BMKG, pusat gempa berada di kedalaman 110 kilometer dengan koordinat 8,63 LS, 112,34 BT atau terletak sejauh 57 kilometer arah tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Menurut dia, munculnya overscale atau kelebihan garis pada seismogram ini tidak dipengaruhi pusat gempa, baik di darat maupun di laut.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved