Breaking News:

Obyek Wisata di Pangandaran Berlakukan Sistem Buka-Tutup untuk Kurangi Penumpukan Pengunjung

Buka tutup tersebut dilakukan, untuk meminimalisir terjadinya penumpukan pengunjung di lokasi objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran. 

Penulis: Padna | Editor: Ravianto

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Akhir pekan, akses jalan menuju objek wisata di Kabupaten Pangandaran dilakukan buka tutup kendaraan wisatawan oleh petugas gabungan, Sabtu (22/5/2021).

Buka tutup tersebut dilakukan, untuk meminimalisir terjadinya penumpukan pengunjung di lokasi objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran

Kapolsek Kalipucang Polres Ciamis, Kompol H Jumaeli bersyukur, penyekatan buka tutup ini sementara tidak ada pengguna jalan atau yang sudah booking hotel yang komplain.

"Karena pada prinsipnya, kami ini hanya melayani. Mereka silahkan tunjukan KTP atau yang sudah booking hotel," ujar Jumaeli saat ditemui Tribunjabar.id disela sela waktu istirahatnya, Sabtu (22/5/2021)

"Namun memang ada, yang tidak boleh masuk ke Pangandaran dan kami prioritaskan yaitu kendaraan bak terbuka yang memuat orang atau penumpang."

Jumaeli menegaskan, ini semata-mata hanya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Dan juga, tidak terjadi kerumunan di lokasi Objek Wisata Pangandaran.

Menurutnya, titik yang dilakukan penyekatan di Kecamatan Kalipucang yaitu, dipertigaan pos kalipucang perbatasan Pangandaran, Jawa Barat dan Cilacap, Jawa tengah dan di Bundaran Emplak.

Ia menyampaikan, rencana pelaksanaan penyekatan buka tutup ini akan dilakukan hingga hari besok (23/5/2021) Minggu.

"Rencana ini, sesuai arahan dari Kapolres dan Dandim Ciamis hingga besok (23/5/2021). Serta akan dilakukan, 24 jam," ucapnya. *

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved