Breaking News:

500 Seniman dan Budayawan Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Optimis Kreativitas Budaya Bangkit

Sekitar lima ratus seniman dan budayawan telah diberikan vaksinasi dosis kedua di Kantor Kemendikbud, Jakarta, pada Kamis (20/05/2021).

Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Istimewa
Sekitar lima ratus seniman dan budayawan telah diberikan vaksinasi dosis kedua di Kantor Kemendikbud, Jakarta, pada Kamis (20/05/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA -  Sekitar lima ratus seniman dan budayawan telah diberikan vaksinasi dosis kedua di Kantor Kemendikbud, Jakarta, pada Kamis (20/05/2021).

Pemberian vaksinasi disaksikan langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid.

Menurut Nadiem, sebagai garda terdepan identitas bangsa Indonesia, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) didukung penuh oleh Kementerian Kesehatan ingin memberikan rasa aman kepada pelaku seni dan budaya untuk meningkatkan kreatifitas budayanya di masa pandemi Covid-19.

“Siapa lagi yang menjadi garda depan daripada identitas kita? Daripada sejarah kita? Daripada kreativitas kita? Daripada seniman dan budayawan se-Nusantara. Jadi, di masa-masa yang sulit seperti ini, budaya kita, kreativitas dari bangsalah yang akan meningkatkan perasaan optimisme kita, meningkatkan kemampuan kita mengekspresikan emosi kita, dan perasaan kita,” tutur Mendikbudristek sesaat setelah meninjau pemberian vaksin bagi seniman dan budayawan di Jakarta, dalam rilis yang diterima Tribunjabar.id.

Baca juga: Tahap 2 Vaksinasi di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Target Satu Hari Vaksin 4.000 Peserta

Mendikbudristek optimistis setelah pemberian vaksin dosis kedua ini, sektor seni dan budaya akan bangkit dari pandemi Covid-19.

“Tadi waktu saya berdiskusi dengan mereka (pelaku seni dan budaya), banyak yang mengaku merasa sangat lega dan lebih nyaman melakukan aktivitas budayanya dengan tetap menjalankan protokol kesejatan,” ujar Nadiem.

Selain berbagai macam bentuk bantuan baik bantuan finansial, bantuan project, maupun bantuan vaksinasi bagi para seniman dan budayawan, Kemendikbudristek juga sedang merancang beberapa rencana untuk memastikan kehadiran dari pemerintah untuk menyediakan platform-platform pendukung berkarya dan membantu mendistribusikan, memasarkan hasil karya seniman-seniman Indonesia.

Nadiem menyampaikan harapannya agar meski telah divaksinasi, para pegiat seni dan budaya harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

“Ada berbagai macam kegiatan lain yang akan menjadi fokus, salah satunya adalah Festival Jalur Rempah yang akan kita lakukan di berbagai daerah, itu menjadi salah satu fokus kita. Sekali lagi dengan protokol kesehatan yang yang sangat ketat,” pesannya.

Senada dengan Mendikbudristek, Dirjen Kebudayaan mengungkapkan pentingnya vaksinasi kepada pada seniman dan budayawan.

Baca juga: Distribusi Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Dihentikan Sementara, Ini Alasan dari BPOM

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved