Kecelakaan di Tol Cipularang
Bus Primajasa Terbalik di Tol Cipularang KM 84, Tujuh Luka-luka, Begini Kronologinya
Kecelakaan lalu lintas terjadi pasca-Lebaran di ruas Tol Cipularang KM 84.400 B, Selasa (18/5/2021) malam.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kecelakaan lalu lintas terjadi pasca-Lebaran di ruas Tol Cipularang KM 84.400 B, Selasa (18/5/2021) malam.
Kecelakaan itu melibatkan bus Primajasa bernomor polisi B 7077 VB yang dikendarai oleh Yayat Nuryatna (29), warga Cilimus RT 2/3, Karangmulya, Malangbong, Garut.
Kepala Induk PJR Cipularang, AKP Stanlly Soselisa, menyampaikan, kecelakaan ini terjadi karena rem bus blong.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Sumedang, Motor Bonceng 4 Tabrak Rumah, 3 Orang Tewas
Kejadian ini, tutur, AKP Stanlly, berawal saat bus Primajasa datang dari arah Bandung menuju Jakarta tengah berjalan di lajur 2.
"Tiba di lokasi kejadian menurut pengakuan pengemudi ada kendaraan truk yang tak tahu identitasnya berusaha menyalip berpindah ke lajur 2. Tapi, karena jalan menurun, pengemudi berusaha mengerem tapi bus tak bisa mengerem alias blong," katanya.
Pengemudi pun, lanjutnya, mencari cara agar bus berhenti, yakni dengan berusaha menghentikan bus dengan cara memepetkan ke median dalam hingga akhirnya menabrak pembatas di KM 84 dan mengakibatkan bus terbalik miring.
"Bus posisi akhir di lajur 2 hadap utara dengan terbalik miring roda kanan di atas. Petugas langsung ke lokasi dan mendata identitas pengemudi serta kendaraan," ujarnya.
7 Orang dari 23 Penumpang Alami Luka-luka
AKP Stanlly mengatakan bus Primajasa yang mengalami kecelakaan itu membawa 23 penumpang, dengan 7 orang di antaranya alami luka ringan dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.
"Ada 7 orang yang menjadi korban dan alami luka ringan. Semua korban dibawa ke Rumah Sakit Abdul Radjak dan petugas sudah mengevakuasi kendaraan serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan," ujarnya.
Namun, data-data korban yang mengalami luka belum diinformasikan oleh pihak kepolisian.
"Kami imbau kepada semua pengguna jalan, khususnya bus, agar selalu menjaga batas kecepatan karena yang mereka bawa itu adalah manusia, bukan hewan. Jadi, jangan mengebut dan ikuti rambu-rambu yang berlaku di jalan tol," katanya. (*)