Virus Corona di Jabar

Update Covid-19, Ini Kecamatan di Majalengka dengan Jumlah Pasien Aktif Covid-19 Tertinggi

Selain itu, ada Kecamatan Cigasong menjadi urutan kecamatan lainnya yang terdapat banyak kasus total mencapai 19 orang.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
TRIBUN JABAR / EKI YULIANTO
Antusiasme pedagang Pasar Sindangkasih Cigasong, Kabupaten Majalengka, untuk melakukan vaksinasi Covid-19 kurang. Kecamatan Majalengka menjadi kasus pasien aktif Covid-19 tertinggi di kota yang dijuluki kota angin pada pekan ini. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kecamatan Majalengka menjadi kasus pasien aktif Covid-19 tertinggi di kota yang dijuluki kota angin pada pekan ini.

Menurut data dari Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Majalengka per Selasa (18/5/2021), ada 29 pasien aktif di daerah tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Majalengka, Harizal F Harahap mengatakan, sudah beberapa hari terakhir ini Kecamatan Majalengka memimpin penyumbang kasus terbanyak.

Sebab, di daerah tersebut terdapat klaster keluarga yang mendominasi.

Sementara sebelumnya, Kecamatan Dawuan menjadi daerah tertinggi pada pekan kemarin.

"Total Kecamatan Dawuan hingga Selasa ini hanya ada 16 orang. Sementara Majalengka sangat tinggi mencapai 29 orang," ujar Harizal, Selasa (18/5/2021).

Selain itu, ada Kecamatan Cigasong menjadi urutan kecamatan lainnya yang terdapat banyak kasus total mencapai 19 orang.

"Angka kasus di 23 kecamatan lainnya dibawah jumlah kecamatan tersebut. Rata-rata di angka belasan," ucapnya.

Adapun, di Kabupaten Majalengka sendiri ada perubahan kecamatan zero kasus positif Covid-19 sejak awal pekan ini.

Yakni, ada empat kecamatan yang kini zero kasus positif.

"Iya benar, sekarang ada Kecamatan Cingambul, Malausma, Maja, Talaga dan Sindang nol kasus Covid-19," jelas dia.

Sementara itu, lanjut Harizal, untuk update distribusi kasus positif Covid-19 hingga hari ini ada penambahan 13 orang. 

Total hingga memasuki pertengahan bulan Mei tahun 2021 ini sudah mencapai 3.320 orang.

Sedangkan, ada 160 sedang menjalani isolasi mandiri, perawatan di RSUD Majalengka mencapai 2 orang dan di RSUD Cideres 13 orang, RS luar Majalengka masih tetap di angka 24 orang.

"Untuk meninggal dunia 269 orang, dan ada peningkatan juga pada pasien sembuh (selesai isolasi) 18 orang. Total sudah mencapai 2.858 orang," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved