Breaking News:

Jenazah Korban Tenggelam Tertukar

BREAKING News, Reihan Sudah Hendak Dimakamkan, Jenazah Korban Tenggelam di Santolo Ternyata Tertukar

Keluarga sudah siap untuk memakamkan Reihan. Tersiar kabar jenazahnya tertukar.

Penulis: Cipta Permana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Cipta Permana
Suasana rumah duka Reihan Kholik, remaja asal Kopo, Kota Bandung, yang tewas tenggelam di Pantai Santolo, Garut. Ada kabar jika jenazahnya tertukar. 

"Ada kejanggalan atau berbeda, kalau ini (jenazah yang dibawa) agak gemuk (gempal), sedangkan warga saya, badanya kecil," ujarnya saat ditemui di sekitar rumah duka, Selasa (18/5/2021).

Dede menjelaskan, kronologi awal ditemukan jenazah yang di duga Reihan oleh tim SAR itu, sekitar pukul 05.30 WIB sejauh satu kilometer dari titik awal kejadian.

Setelah korban dibawa ke Puskesmas Cikelet dan proses identifikasi dilakukan oleh kedua orangtuanya.

Setelah dibenarkan bahwa jenazah tersebut adalah anaknya, maka proses pemularasaan jenazah pun dilakukan untuk bersiap dibawa ke Bandung.

Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, atau setelah jenazah yang di duga Reihan tiba di rumah duka, ada informasi bawah tim SAR kembali menemukan jenazah lainnya.

Sehingga, kebingungan pun terjadi saat ini.

Keluarga dibantu tetangga mengangkat keranda jenazah almarhum Reihan Kholik dari mobil ambulans menuju rumah duka di Jalan Babakan Ciparay, Gang Ata Kiria I, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Loa Kaler, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).
Keluarga dibantu tetangga mengangkat keranda jenazah almarhum Reihan Kholik dari mobil ambulans menuju rumah duka di Jalan Babakan Ciparay, Gang Ata Kiria I, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojong Loa Kaler, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021). (Tribun Jabar/Cipta Permana)

"Kebingungan ini bermula, setelah adanya informasi dari sana (petugas Desa Cikelet) yang mengatakan, tim SAR menemukan satu jenazah lain, setelah difoto dan dikirimkan ke sini, ciri fisiknya dan celana pendek yang dipakai oleh jenazah di sana, ada kabar bahwa mirip dengan celana yang dipakai Reihan saat bermain di pantai saat musibah itu terjadi," ucapnya.

Maka dari itu, untuk proses selanjutnya, kata Dede, pihak keluarga bersama warga lainnya menunggu keputusan dari kedua orangtua dari Reihan Halik yang masih dalam perjalanan pulang.

"Jadi kami tunggu keputusan dari orangtuanya untuk langkah selanjutnya, apakah akan dikembalikan ke Puskesmas Cikelet atau seperti apa, baiknya kami tunggu saja," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan di sekitar rumah duka, beberapa pihak keluarga tampak menangis dan terpukul atas musibah yang terjadi.

Keluarga lainnya sibuk menonfirmasi lokasi dari kedua orangtua Reihan.

Warga lainnya berkumpul di sepanjang gang seraya menunggu keputusan selanjutnya dari pihak keluarga.

Baca juga: Remaja Bandung yang Rajin ke Masjid Itu Kini Tiada, Tenggelam di Santolo, Jenazah Tiba di Rumah Duka

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved