Breaking News:

Mudik Idulftri 1442 H

Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar, Imbas Larangan Mudik Lebaran

Pengusaha rest area terkena imbas larangan mudik lebaran. Mereka mengalami kerugian Rp 20 miliar.

Tribun Cirebon/ Eki Yuliantoro
Suasana di rest area KM 166 Tol Cipali yang sepi dari pengunjung. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pengusaha rest area di Indonesia harus mengalami kerugian di momen Idulfitri tahun ini.

Hal ini dialami setelah adalah larangan mudik lebaran sejak 6 Mei hingga tanggal 17 Mei nanti.

Larangan mudik membuat pergerakan kendaraan menjadi terbatas.

Ini sangat berdampak signifikan pada bisnis di sektor rest area.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Rest Area Indonesia (Aprestindo) R Widie Wahyu GP mengatakan, kerugian yang ditanggung seluruh rest area di Indonesia akibat larangan mudik mencapai Rp 20 miliar.

"Kerugian keseluruhan rest area se-Indonesia itu bisa mencapai Rp 20 miliar, bisa lebih malah," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (12/5/2021).

Ia menambahkan, saat ini trafik kendaraan yang ke rest area turun 90 persen dari sebelum masa larangan mudik.

Penurunan signifikan terjadi pada kendaraan pribadi, lalu mobil travel dan bus.

Sehingga aktivitas ekonomi di rest area banyak bergantung pada truk yang pergerakannya memang tak dibatasi.

Penurunan trafik tersebut membuat omzet penjualan bahan bakar minyak (BBM) di rest area rata-rata turun 80 persen-90 persen.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved