Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Warga Pangandaran Masih Bisa Hilir Mudik ke Jawa Tengah, Tak Ada Penyekatan?

Selain tak dijaga oleh petugas, kata Fitri, penyebrangan dengan rakit ini jauh lebih singkat dibanding harus melewati jalur Pancimas Kalipucang .

Penulis: Padna | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Padna
Saat Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Melakukan Pengecekan Jalur Jalan Tikus Penyebrangan Penghubung Jawa barat dan Jawa tengah 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - TAK semua jalur tikus di jalur mudik dijaga petugas gabungan.

Di Pangandaran, warga masih bisa hilir mudik ke wilayah Cilacap, Jawa Tengah.

Warga menembus perbatasan dengan cara menumpang rakit dari Desa Maruyungsari dan Sukanegara, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, yang berbatasan dengan Cilacap.

Fitri (20), warga Desa Maruyungsari, mengatakan warga di Pangandaran sudah biasa menggunakan jalur ini jika hendak pergi ke Jawa Tengah.

"Saya mau silaturahmi, Kang, sama keluarga di Jawa Tengah. Sudah biasa jalan sini," ujarnya saat ditemui ketika menunggu rakit yang akan mengantarnya menyeberang.

Fitri juga mengaku tahu bahwa tahun ini pemerintah melarang mereka mudik. "Jadi, sebenarnya takut juga sih menyebrang seperti ini, tapi ya bagaimana lagi," ujar Fitri.

Selain tak dijaga oleh petugas, kata Fitri, penyebrangan dengan rakit ini jauh lebih singkat dibanding harus melewati jalur Pancimas Kalipucang .

"Ke Kalipucag harus memutar dulu. Terlalu jauh. Pemudik juga banyak yang biasa lewat sini," ucapnya.

Hal senada dikatakan Saiman (63), warga Sukanegara, yang kemarin hendak pergi ke Pasar Bulupayung di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap melalui penyebrangan lokasi tersebut.

"Sudah biasa saya ke pasar melalui penyebrangan ini. Kadang-kadang pemudik juga ada lewat sini," kata Saiman.

Sebelumnya, Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Padaherang, Kustiman, mengatakan jalur penyeberangan ini termasuk yang mereka awasi agar tak digunakan oleh para pemudik. Namun, kata Kustiman, sejauh ini belum ada pemudik yang lewat jalur tikus ini.

"Hanya, ada aktivitas masyarakat yang hilir mudik untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," ujar Kustiman.

Kustiman mengatakan, bersama Satgas Desa akan selalu menjaga untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pemudik yang melewati jalur tikus penyebrangan yang berada di Desa Maruyungsari dan Desa Sukanegara ini.

"Kami akan membuat Posko Satgas Covid-19 untuk antisipasi pemudik di setiap penyebrangan di dua Desa tersebut," ujarnya. (padna)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved