Penangkapan Terduga Teroris di Subang
Terduga Teroris yang Ditangkap di Subang Merupakan Jaringan JAD Indramayu, Warga Asli Kuningan
Terduga teroris yang ditangkap di Subang merupakan jaringan JAD Indramayu.
Penulis: Irvan Maulana | Editor: taufik ismail
Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana
TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Terduga teroris yang diamankan di Sukamandijaya, Ciasem Kabupaten Subang diduga merupakan merupakan jaringan Jamaah Ansharu Daullah atau AD Indramayu.
Terduga saat diamankan tinggal di kediamannya, Dusun Karanganyar Timur, RT 01/01, Desa Sukamandijaya, Ciasem, Kabupaten Subang.
Terduga sendiri merupakan warga Kuningan yang kini tinggal di Subang.
Ia diketahui mantan karyawan pabrik di wilayah Cikarang, tapi menjadi korban PHK akibat pandemi Covid-19.
Menurut data yang berhasil dihimpun Tribun di lapangan, terduga merupakan ayah beranak dua, yang kedua anaknya masih berusia di bawah lima tahun.
Idenitas pria yang ditangkap itu diungkap oleh kepala dusun setempat.
Terduga berinsial WHK berusia 32 tahun, yang berdasarkan kartu identitas terduga merupakan warga Kuningan Jawa Barat.
Sang Istri Me (28) juga merupaka warga Kuningan.
Kepala Dusun Karanganyar, Aan Sopian, mengatakan saat ini terduga sudah diamankan oleh tim Densus 88 Mabes Polri.
"Kalau ramenya itu sekitar pukul 06.30 dari pagi aja, tadi bubar sekitar pukul 14.00 katanya sih dibawa ke Jakarta," ujar Aan ketika dikonfirmasi Tribun, di Dusun Karanganyar, Ciasem, Kabupaten Subang, Sabtu (8/5_2021).
Dikatakan Aan profesi terduga saat ini merupakan wiraswasta setelah dulu di PHK di pabrik,
"Dia sama istrinya sih jual-beli limbah barang bekas, kadang-kadang dia juga ikut kerja bangunan di Patimban," kata dia.
Dijelaskan Aan, WHK memiliki dua orang putra yang masih kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/polisi-mengamankan-sejumlah-barang-bukti-dari-penangkapan-terduga-teroris-di-kampung-karanganyar.jpg)