Perantau Nekat Mudik di Ciamis Saat Larangan Mudik, Isolasi Mandiri di Rumah Tetangga
Meski larangan mudik diberlakukan namun masih ada perantau yang berhasil mudik dan harus jalani isolasi mandiri di rumah kosong milik tetangga
Penulis: Andri M Dani | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID,TRIBUN – Mengantisipasi adanya pemudik yang nekat pulang kampung di tengah adanya larangan mudik sekarang, pihak Desa Karangpawitan Kecamatan Kawali Ciamis sudah mempersiapkan ruang isolasi khusus.
Ruang isolasi khusus berkapasitas dua kamar tersebut merupakan bangunan Poskesdes yang berada di samping Balai Desa Karangpawitan tidak jauh dari jalan raya Ciamis-Kawali.
Baca juga: Bupati Sumedang Perintahkan Pemudik yang Sudah Tiba di Kampung Harus Jalani Swab Test dan Isolasi
“Fasilitasnya sudah memenuhi standard prokes. Kamar yang dipersiapkan dua kamar,” ujar Kades Karangpawitan, Rosadi yang akrap disapa Kang Ocay tersebut kepada Tribun Kamis (6/5).
Selama bulan puasa ini sampai hari pertama peniadaan mudik Kamis (6/5) menurut Kang Ocay belum ada pemudik atau warga yang memilih menjalani isolasi di ruang isolasi yang sudah disediakan secara khusus oleh pihakSatgas Desa Karangpawitan tersebut.
Baca juga: Antisipasi PMI yang Habis Kontrak dan Mudik ke Purwakarta, Bupati Imbau Desa Sediakan Tempat Isolasi
“Sampai sekarang belum ada yang ngisi,” katanya.
Ditengah adanya kebijakan larangan mudik menjelang lebaran ini, katanya ada sejumlah perantau yang pulang mudik ke Karangpawitan.
“Tapi masih sedikit, masih di bawah normal,” ujar Kang Ocay.
Mereka memilih isolasi mandiri di rumah sendiri.
Atau di rumah kosong milik tetangga atau saudara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ruang-isolasi-mandiri-di-kawali.jpg)