Breaking News:

Berlaku Hari Ini, Larangan Mudik, Termasuk Mudik Lokal, Bepergian Pun Harus Bawa Dokumen Perjalanan

Larangan mudik resmi berlaku hari ini termasuk untuk mudik lokal bahkan pekerja yang dikecualikan pun harus dilengkapi dokumen bila berpergian

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
ilustrasi - Polisi memutarbalikkan kendaraan berpelat B yang hendak masuk Bandung di di Gerbang Tol Cileunyi, Rabu (5/5/2021).Larangan mudik resmi berlaku hari ini termasuk untuk mudik lokal bahkan pekerja yang dikecualikan pun harus dilengkapi dokumen bila berpergian 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah hari iji resmi melarang mudik Lebaran 2021 hingga 17 Mei 2021. Langkah ini dilakukan demi mencegah penularan virus Covid-19, yang biasanya meningkat saat libur panjang.

Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Berbagai upaya dilakukan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat untuk mendukung hal tersebut. 

Baca juga: Ini Cara Agar Bisa Mudik dengan Bus saat Larangan Mudik, Syaratnya Juga Gampang

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Hery Antasari, mengatakan, walaupun ada aglomerasi, kalau Jawa Barat berada di Bodebek dan di Bandung Raya, bukan berarti diperkenankan untuk melakukan perjalanan.

"Yang diutamakan tetap yang dikecualikan, yang bekerja dan emergency dan kesehatan. Tadi itu pun harus dilengkapi dengan surat izin dan juga dukungan kesehatan (dokumen perjalanan). Jangan coba-coba di luar kegiatan-kegiatan tadi mudik," kata Hery.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Jawa Barat yang ada di luar Jawa Barat maupun di Jawa Barat yang akan melaksanakan mudik, dan juga masyarakat Jawa Barat di kampung-kampung yang akan menerima jika kira-kira ada yang bocor dan tetap sampai ke kampung, mohon diingat bahwa fasilitas dan jumlah rumah sakit yang memadai untuk menangani Covid-19 tidak banyak.

Baca juga: Headline Tribun Jabar Hari Ini, PNS Wajib Setor Foto Selfie, Antisipasi Pelanggaran Larangan Mudik

"Sehingga apabila, naudzubillah himindzalik, kejadian di India terjadi di kita karena kita longgar membiarkan mudik dan lain sebagainya, akan banyak fatalitas yang terjadi seperti di India, karena tidak tertampung di rumah sakit, tidak tertangani dengan fasilitas yang mencukupi dan sebagainya. Kita tidak mau seperti itu," katanya.

Ia mengatakan, momentum yang baik di mana sudah mulai menurun tingkat keterpaparan dan BOR-nya, kemudian dengan adanya kegiatan mudik ini meningkat tajam seperti negara lain, pihaknya sangat menyayangkan.

"Ekonomi akan tambah terpuruk, Covid-19 juga akan tambah lama hilang. Makanya, saya minta jangan mudik," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved