Breaking News:

Stok Timun Suri Melimpah di Pasar Gedebage, Harganya Turun Hingga 30 Persen

Salah satu pedagang timun suri di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Argo (51), mengatakan harga timun suri turun karena stok melimpah.

Penulis: Shania Septiana
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Shania Septiana
Karyawan yang bekerja pada Argo (51) merapikan dagangan timun suri di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Rabu (5/5/2021) 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Shania Septiana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Memasuki sepekan terakhir Ramadan 1442 H, harga timun suri di Kota Bandung mengalami penurunan.

Hal itu disebabkan banyaknya barang yang tersedia dalam beberapa hari terakhir. 

Salah satu pedagang timun suri di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Argo (51), mengatakan harga timun suri turun karena stok melimpah.

"Harnyanya per kilogram Rp 4 ribu, awal puasa sekitar Rp 5 ribu sampai Rp 6 ribu. Sekarang barang semakin banyak tersedia karena memang lagi musimnya dan di bulan Ramadan timun suri banyak dicari," ujarnya saat ditemui tempatnya berjualan, Rabu (5/5/2021).

Menurut pria yang sudah berjualan di Pasar Gedebage selama 10 tahun ini, banyak pedagang dari pasar-pasar kecil yang belanja padanya.

"Penjual dari pasar kecil, kaya pasar Ujung Berung, Pasar Cicadas, Pasar Cileunyi banyak yang belanja ke saya, dari saya beli Rp 6 ribu per kilogram mereka bisa jual Rp 11.000 - Rp 12.000 per kilo. Kalau dari saya harganya lagi turun, misalnya Rp 3 ribu per kilo, mereka paling jual Rp 6 ribu per kilo," katanya.

Baca juga: Sepekan Jelang Lebaran, Harga Ayam Potong Naik Hingga Rp 1.000 per Hari

Argo menuturkan, timun suri yang dia dapat langsung dari petani yang berasal dari Sumedang atau Majalengka.

Di luar bulan Ramadan, Argo biasanya berjualan buah apa pun yang sedang musim.

"Kalo enggak puasa, saya jualan semua jenis buah atau apapun yang lagi musim, ada mangga ya jual mangga, ada petai ya dijual petai, sekarang kebetulan puasa dan lagi musim timun suri, jadi jual timun suri," ujarnya.

Pembeli yang belanja kepadanya setiap hari terhitung banyak, dalam satu hari Argo bisa menjual 2 ton timun suri selama Ramadan.

Pria yang pernah berjualan di Pasar Caringin dan Pasar Ciroyom ini mengaku, pembeli masih ramai berdatangan. Ia memperkirakan beberapa hari menjelang Lebaran pembeli akan mulai berkurang.

"Sekarang masih ramai pembeli, setiap hari di jam 04.00-08.00 WIB ramai yang belanja ke saya, biasanya beberapa hari mau Lebaran baru mulai berkurang, soalnya udah mau pada nyiapin Lebaran," ucapnya.

Argo mengaku berjualan setiap hari non stop, dibantu oleh 4 karyawannya secara bergiliran. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved