Breaking News:

Pemuda Tega Bakar Kekasih

Gadis Dibakar Kekasihnya Hidup-hidup, Kaum Perempuan Diingatkan Soal Kekerasan, Kasus Meningkat

Seorang gadis dibakar kekasihnya hidup-hidup menjadi perhatian P2TP2A yang mengingatkan lagi soal kekerasan terhadap kaum perempuan yang meningkat

Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Siti Fatimah
istimewa
korban yang dibakar kekasihnya hidup-hidup. Seorang gadis dibakar kekasihnya hidup-hidup menjadi perhatian P2TP2A yang mengingatkan lagi soal kekerasan terhadap kaum perempuan yang meningkat 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Gadis berusia 22 tahun dibakar hidup-hidup oleh kekasihnya sendiri di Cidaun, Cianjur pada akhir pekan kemarin. Aksi keji ini dilakukan DD (32) dengan cara menyiram tubuh kekasihnya dengan bensin lalu membakarnya dengan korek api.

Korban mengalami luka bakar serius akibat perbuatan kekasihnya tersebut dan kini dalam penanganan pihak RSHS Bandung.

Polisi juga masih memburu pelaku yang melarikan diri usai membakar kekasihnya.

Baca juga: Baru Sebatas Kekasih, Pemuda di Cidaun Cianjur Ini Berani Bakar Perempuan yang Dicintainya

Kasus ini mendapat perhatian dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur.

P2TP2A mengutuk keras penganiayaan seorang pemuda kepada kekasinya sendiri di Cidaun, Cianjur.

Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)  Kabupaten Cianjur Lidya Indayani Umar SH MH mengatakan, pihaknya mengecam keras dan meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang berinisial DD yang sudah melarikan diri.

"Ini merupakan duka bagi saya secara pribadi juga sebagai aktivis/pemerhati perempuan dan anak sekaligus Advokat, kami mengutuk perbuatan tersebut sehingga saya mendukung dan mendorong pihak kepolisian sektor Cidaun untuk terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang berinisial DD (32)," ujar Lidya, Minggu (2/5/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS, Seorang Pemuda Tega Bakar Kekasihnya Sendiri, Tubuh Disiram Pertalite, Kondisi Kritis

Lidya mengatakan, selaku pemerhati perempuan dan anak sangat menyesalkan sekali terhadap perbuatan DD (32) pelaku yang sudah tega berbuat sadis kepada seorang perempuan yang mengakibatkan luka parah yang cukup serius.

"Apapun alasan atau apapun ada permasalahan permasalahan sebabnya itu tetap tidak dibenarkan dan sudah melanggar hukum apalagi ini dilakukan oleh pacarnya sendiri yang seharusnya dia bisa melindungi pacarnya bukan malah menganiaya dan mengakibatkan pacar mengalami luka berat," katanya.

Jika nanti tertangkap pihaknya akan mengawal dalam proses hukumnya.

"Ini merupakan kasus kekerasan penganiyayaan yang tergolong sadis terhadap perempuan yang terjadi di Kabupaten Cianjur dilakukan oleh pelaku  DD yang mana pacarannya sendiri. Penganiyaan ini tergolong berat dan bisa lihat dalam pasal KUHP ini bisa dikenakan pasal 354. Apabila korban mengalami luka parah hinga menyebabkan kematian terhadap korban bisa dikenakan pasal yang berbeda," katanya.

Baca juga: Walau Belum Sembuh, Balita yang Alami Luka Bakar di Wajah karena Petasan Sudah Ceria & Bermain Lagi

Lidya mengatakan, dengan adanya kejadian kekerasan ini akan menjadi perhatian serius bagi P2TP2A Kabupaten Cianjur.

Ia mengimbau kepada kaum perempuan untuk lebih berhati-hati ternyata kekerasan terhadap perempuan bukan hanya terjadi setelah menikah saja, sebelum menikah juga artinya saat masih berpacaran bisa terjadi kekerasan.

"Maka dari itu P2TP2A bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur dan dinas tetkait bersama pihak kepolisian harus terus melakukan edukasi juga sosialisasi tentang kesadaran hukum agar kesadaran hukum masyarakat mulai membaik terutama yang berhubungan dengan perempuan dan anak yang kini perkaranya masih cukup tinggi di Kabupaten Cianjur," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved