Selasa, 5 Mei 2026

Nasib Ibu-ibu Sindir Tetangga Nganggur tapi Kaya, Minta Maaf, Diusir karena Memalukan Warga Lain

Wati, ibu-ibu yang viral karena omongan nyinyir harus menanggung akibatnya. Nasib Wati menyedihkan setelah menyindir tetangganya yang terlihat mengan

Tayang:
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Hilda Rubiah
kolase Instagram @mintulgemintul/tribunjakarta
Bu Wati warga RT 02/10 Kampung Baru, Desa Ragajaya, Bojonggede, Bogor yang menuduh tetangganya babi ngepet karena cuma pengangguran tapi uangnya banyak. 

TRIBUNJABAR.ID - Wati, ibu-ibu yang viral karena omongan nyinyir harus menanggung akibatnya.

Nasib Wati menyedihkan setelah menyindir tetangganya yang terlihat menganggur tapi kaya raya.

Wati bicara seperti itu setelah isu babi ngepet di Depok.

Babi ngepet itu hanya rekayasa yang disutradari seorang ustaz bernama Adam Ibrahim (44).

Sosok Wati menjadi bahan pembicaraan di media sosial setelah babi ngepet itu terkuat hanya sandiwara.

Wati menjadi bulan-bulanan khayalak karena asumsinya terhadap tetangga.

Sebab, di tengah isu babi ngepet, Wati yang merupakan warga Kampung Baru Desa Ragajaya itu mencurigai tetangganya.

Menurut Wati dalam video yang beredar, tetangganya itu terlihat tidak bekerja namun tetap kaya.

"Dari kemarin saya sudah pantau pak. Orang ini dia berumah tangga, dia nganggur, tapi uangnya banyak. Saya sudah lewat rumahnya, sudah saya lemparin sesuatu di depan rumah biar ketahuan," ujar ibu Wati dalam potongan videonya yang viral.

Wati bukan warga asli Kampung Baru Desa Ragajaya, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ia dan suainya mengontrak di salah satu rumah.

Tudingan tak berdasar yang dilancarkan Wati sontak menjadi ramai diperbincangkan.

Baca juga: Bu Wati Tuduh Tetangganya Babi Ngepet, Cuma Pengangguran tapi Kok Banyak Duit, Kini Minta Maaf

Viralnya Wati dinilai telah memalukan warga setempat.

Tudingan tak berdasar yang dilancarkan Wati sontak menjadi ramai diperbincangkan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved