Breaking News:

Pemudik yang Akan Masuk Sumedang Akan Dibikin Mati Kutu, Dilakukan Penyekatan Ketat di 12 Titik

Aparat kepolisian akan mengawasi jalan tikus atau jalur alternatif yang berada di wilayah hukum Polres Sumedang selama pemberlakukan larangan mudik.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto. Polres Sumedang akan melakukan pengetatan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang melewati jalan kecil untuk sampai ke kampung halaman. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Aparat kepolisian akan mengawasi jalan tikus atau jalur alternatif yang berada di wilayah hukum Polres Sumedang selama pemberlakukan larangan mudik Lebaran tahun ini.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya pemudik nakal yang datang ke Kabupaten Sumedang dengan cara sembunyi-sembunyi atau tidak melewati jalan umum untuk sampai ke kampung halaman.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, selama penerapan larangan mudik itu, pihaknya akan melakukan pengetatan di jalur yang bisa tembus ke jalur Cadas Pangeran.

"Seperti di wilayah Pamulihan terlalu banyak jalan tikus. Tapi tidak dibangun pos pam di setiap jalur tikus, karena tidak efektif," ujarnya saat ditemui di Pos Pam Cimanggung, Selasa (27/4/2021).

Selain mengawasi jalan alternatif atau jalan tikus, pihaknya juga akan melakukan penyekatan di 12 titik pos pengamanan yang telah disiapkan untuk antisipasi kedatangan para pemudik tersebut.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Penyedia Jasa Tol Tetap Siapkan Pelayanan, Ini Alasannya

Baca juga: Pengendara Motor Diperiksa Petugas di Karawang, Saya Pulang Kampung, Bukan Mudik

"Jalur alternatif (jalur tikus) pun akan diawasi secara ketat. Nanti akan kita pukul rata di pertigaan Pamulihan. Kita akan bangun pos, kita akan seleksi yang boleh masuk ke Sumedang, atau kita putarbalikkan lagi ke arah Jatinangor," kata Eko.

Atas hal tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polresta Bandung terkait pengamanan larangan mudik Lebaran tahun ini karena wilayah Kabupaten Sumedang merupakan wilayah Bandung Raya.

"Itu untuk antisipasi pendatang yang berdomisili di Bandung tetapi bekerja di Sumedang maupun sebaliknya, jadi nanti kita akan diterbitkan
surat izin keluar masuk," ucapnya.

Dengan adanya berbagai upaya yang dilakukan polisi untuk antisipasi pemudik, Eko mengimbau agar masyarakat tidak mudik untuk Hari Raya Idul Fitri nanti, demi kebaikan bersama di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Meski Ada Larangan Mudik, Petugas Melakukan Pengecekan Kondisi Bus

Menurutnya, yang dilakukan pemerintah sudah sangat tepat karena dengan adanya larangan mudik itu, masyarakat masih tetap bisa bersilaturahmi dengan keluarga besarnya masing-masing.

"Mari kita berlebaran bersama keluarga inti saja. Silakan gunakan peralatan digital untuk melakukan silaturahmi Lebaran nanti," ucapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved