Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021, Penyedia Jasa Tol Tetap Siapkan Pelayanan, Ini Alasannya

Meski ada larangan mudik lebaran 2021 namun penyedia jasa tol tetap beroperasi normal dan siagakan petugas

Tribun Jabar/Siti Masithoh
ilustrasi - Penyedia layanan jalan Tol Cikampek-Palimanan tetap berupaya meningkatkan fasilitas dan infrastruktur dalam memaksimalkan layanan ke pengguna jalan tol. 

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik lebaran 2021. PT ASTRA Tol Cipali sebagai penyedia layanan jalan Tol Cikampek-Palimanan tetap berupaya meningkatkan fasilitas dan infrastruktur dalam memaksimalkan layanan ke pengguna jalan tol.

Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali, Agung Prasetyo mengatakan pihaknya sebagai unsur pendukung tetap meningkatkan kesiagaannya di sejumlah aspek meskipun kondisi mudik dilarang.

"Selama masa larangan mudik, kami tetap beroperasi normal dengan siagakan petugas layanan lalu lintas dan transaksi. Kami juga selalu koordinasi dengan pemangku kepentingan, utamanya pihak Korlantas Polri, Kemenhub, dan kepolisian," katanya, Selasa (27/4/2021) di Purwakarta.

Baca juga: Jalur Kereta Api Garut akan Beroperasi Juni Mendatang, Rencananya Diresmikan oleh Presiden

ASTRA Tol Cipali, Agung menegaskan tetap mendukung kebijakan pemerintah dalam pemberlakuan peraturan pelarangan mudik lebaran.

"Kami siap layani yang terbaik buat pengguna jalan dengan maksimalkan operasi gardu sebanyak 29 gardu yang akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di GT Palimanan Utama," katanya.

Baca juga: Munarman Diduga Terlibat Jaringan JAD yang Terafiliasi Dengan ISIS, Ditangkap Densus 88

Pengaturan lalu lintas juga, Agung menambahkan bakal dilakukan di GT Kalijati, GT Subang, GT Cikedung, GT Kertajati, dan GT Sumberjaya.

Tak hanya itu, persiapan jika terjadi lonjakan volume pada H-8 dan H+10 lebaran siap dilakukan agar pengguna jalan dapat berkendara dengan lancar, aman dan nyaman.

"Pastikan kondisi fisik dan kendaraan prima serta tertiblah dalam berkendara dengan batas kecepatan minimal 60 kilometer per jam dan maksimal 100 kilometer per jam, tapi kalau hujan maksimal 70 kilometer per jam," ujarnya seraya mengingatkan untuk pengguna jalan tol untuk pastikan saldo uang elektronik terisi cukup hingga lokasi tujuan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved