Breaking News:

Tutup Operasional saat Larangan Mudik, Pengelola Terminal Ciakar Tunggu Surat Edaran Kemenhub

Pengelola terminal Tipe A Ciakar Kabupaten Sumedang hingga saat ini masih menunggu surat edaran

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Petugas Terminal Tipe A Ciakar saat melakukan pemeriksaan kelaikan bus beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pengelola terminal Tipe A Ciakar Kabupaten Sumedang hingga saat ini masih menunggu surat edaran terkait penutupan sementara operasional terminal selama masa peniadaan mudik lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021.

Pasalnya, pihak pengelola belum mendapat surat edaran dari Kementerian Perhubungan terkait keputusan apakah terminal harus ditutup atau tidak selama masa peniadaan mudik lebaran tersebut.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Ciakar Sumedang, Dadang Suganda, mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan terkait penutupan operasional terminal tersebut.

Baca juga: Nuzulul Quran pada Bulan Ramadan 1442 H Kapan? Ini Waktunya, Lengkap serta Sejarah Nuzulul Quran

"Kami masih menunggu keputusan, terkait terminal apakah harus ditutup atau tidak. Tentunya pasti ada surat edaran dari pak Menhub melalui pak Dirjen," ujarnya saat dihubungi Tribun, Minggu (25/4/2021).

Untuk saat ini, kata Dadang, Terminal Ciakar masih tetap beroperasi seperti biasa karena terkait penutupan terminal saat pemberlakuan larangan mudik, harus ada keputusan resmi dari Kementerian Perhubungan.

"Kalau sudah ada turunan dari aturan itu, kami akan langsung menindaklanjuti," kata Dadang.

Namun, kata Dadang, meskipun Terminal Ciakar tetap beroperasi, tetapi sejak 22 April hingga 5 Mei 2021 mendatang dipastikan bakal ada pengetatan terkait penerapan protokol kesehatan.

Pengetatan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dari kedatangan pemudik sesuai aturan dari pemerintah pusat dan mereka juga dianjurkan harus melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Bacalah Sinopsis Ikatan Cinta 25 April 2021, Kondisi Elsa Menyedihkan, Bagaimana Al dan Andin?

Dadang mengatakan, semua penumpang yang mudik selama masa pengetatan tersebut, maka harus menunjukan hasil tes Covid-19, seperti hasil negatif dari rapid test antigen, dan hasil swab test.

"Jadi, penumpang yang mudik pada 22 April hingga 5 Mei 2021 masih boleh, tapi ada pengetatan terkait protokol kesehatan," kata Dadang.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved