Berkah di Balik Musibah, Positif Covid, Gadis Cantik Subang Ini Raup Rezeki saat Isolasi Mandiri
Setelah hampir sepekan menjalani isolasi, ia yang memang hobi melihat beranda e-commerce lantas ia berpikir untuk memanfaatkan media sosial pribadinya
Penulis: Irvan Maulana | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana
TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Survive selama pandemi, gadis ini lakukan aktivitas inspiratif saat tengah menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif Covid-19.
Yuni Fransiska (21) warga Cinangsi, Kabupaten Subang, merupakan seorang gadis yang bekerja di salah satu gerai ponsel ternama di Jalan Otto Iskandar Dinatta Kabupaten Subang, namun malang ia terkonfirmasi positif Covid-19 dua pekan lalu karena aktivitas dan kesibukan dalam pekerjaannya.
Saat tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, ia merasa bosan karena tak ada kegiatan atau aktivitas lain, terlebih ia harus menyendiri di kamar agar virus Covid-19 yang tengah berada di tubuhnya tidak menyebar ke anggota keluarga laiinya.
"Saya tinggal berempat, ibu, ayah, sama adik, cuma karena Covid-19 saya jadi harus sendiri di kamar, saya makan juga ditempat terpisah," ujar Yuni ketika ditemui Tribun usai melakukan swab tes di salah satu klinik di Jalan Pejuang 45 Kabupaten Subang, Sabtu (24/4/2021).
Yuni mengungkap, selama 2-3 hari pertama dirinya sempat merasa stres karena harus mengurung diri di dalam kamar.
"Awal-awal memang stres gak temen apa lagi pas buka puasa dan sahur pertama, saya ada dirumah tapi harus sahur sendiri kan sedih banget," katanya.
"Selain harus sendiri gak ada kegiatan juga, sesekali paling olahraga kecil atau berjemur, tapi itu juga hal yang membosankan," paparnya.
Baca juga: BREAKING NEWS, INNALILLAHI, Vokalis Band Boomerang Hubert Henry Limahelu Meninggal Dunia
Setelah hampir sepekan menjalani isolasi, ia yang memang hobi melihat beranda e-commerce lantas ia berpikir untuk memanfaatkan media sosial pribadinya untuk berjualan secara online.
"Saya mulai dari barang-barang yang biasanya saya juga beli lewat online, misalnya pakaian, hijab, bahkan skincare," kata dia.
"Awal-awal berjualan iseng aja sih, posting di story instagram, terus di Whatsapp sama Facebook. Ternyata banyaj juga yang DM nanya-nanya harga," akhirnya saya berpikir juga tuh buat belanja terus dijual di online. Itung-itung buka olshop kecil-kecilan sambil mengisi waktu," imbuhnya.
Yuni yang kesehariannya sibuk menawarkan gawai ditempatnya bekerja tersebut terinspirasi untuk memanfaatkan gawainya saat ia justru sedang menjalani isolasi akibat positif Covid-19.
"Jualan itu gak mudah, cuma dulu memang saya pernah juga jualan online via Whatsapp cuma memang hanya dijual ke temen yang deket aja itupun sesekali. Pas sekarang-sekarang ini respon followers di IG ternyata bagus juga, jadi saya mikir buat buka olshop yang lebih serius lagi," kata dia.
Setelah di isolasi mandiri selama 14 hari, Yuni kini dinyatakan positif berdasarkan hasil swab PCR pada Sabtu (24/4/2021), selama isolasi mandiri ia juga berhasil menjual beberapa paket skincare dan pakaian berjenis jeans dan kemeja yang dipesan oleh pelanggan yang merupakan followers instagram pribadinya.
Baca juga: Ayah yang Diduga Aniaya Putrinya Sendiri Gegara Kotoran Kucing Penuhi Panggilan Polisi, Akui Khilaf
"Sebelum dikemas saya semprotin dulu barang-barang yang mau dikirim, sama disinfektan, kan ada tuh yang kecil, saya kemas hati-hati banget sampai beli sarung tangan karet loh. Karena saga juga sadar kan lagi positif, meskipun saya tahu paket yang dikirim akan distreilisasi lagi di agen kurir," kata Yuni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/yuni-fransiska-sedang-isolasi-mandiri-di-kamarnya.jpg)