Tak Hanya Nama Kapal Selam, Nanggala Pernah Jadi Tim Elite di Kopassus, Prabowo Sempat Merasakannya
Nama Nanggala diambil dari senjata milik Prabu Baladewa yang sangat ampuh.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kata atau nama Nanggala kini tengah menjadi perbincangan.
Ini setelah kapal selam KRI Nanggala-402 tiba-tiba dilaporkan hilang di perairan Bali.
Ada 53 kru yang ada di kapal selam tersebut.
Baca juga: 53 Orang di Kapal KRI Nanggala-402 Diprediksi Masih Hidup, Kapal Pecah Jika Ada Tanda Emergency Ini
Baca juga: Firasat Helen Sebelum Suami Bersama KRI Nanggala-402 Tak Bisa Dihubungi Lagi, Minta Doa
Tim pencari kini tengah berkejaran dengan waktu untuk bisa menyelematkan mereka yang ada di KRI Nanggala-402.
Nanggala merupakan sebuah senjata di dunia pewayangan.
Senjata nanggala dimiliki oleh Prabu Baladewa.
Nanggala merupakan pusaka yang muncul dalam Kitab Mahabarata.
Pusaka tersebut berbentuk tombak bergagang pendek milik Baladewa dari Kerajaan Mandura.
Nanggala digambarkan sangat ampuh. Bila ditancapkan ke bumi, akan terjadi gempa hebat.
Selain dipakai nama KRI, nanggala juga ternyata pernah dipakai oleh tim elite di Kopassus di zaman Danjen-nya Brigjen TNI Yogie S Memet.
Kopassus (dulu bernama RPKAD) memiliki tim kecil intelijen yang diberi nama Tim Nanggala.
Personel Nanggala di bawah militery order Pasukan Sandiyudha (Kopassandha).
Tim Nanggala terbentuk secara alami.
Tidak ada pelantikan atau seremoni tertentu.
Uniknya, saat menjalankan operasi, tim Nanggala menggunakan nama-nama wanita sebagai nama sandinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kapal-selam-kri-nanggala-402-berlayar.jpg)