Breaking News:

Persib Bandung

Persija Jakarta Miliki Waktu Istirahat Lebih Lama Ketimbang Persib, Ini Kata Pelatih Robert Alberts

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menyoroti masalah waktu istirahat yang berbeda antara timnya dengan Persija Jakarta.

ligaindonesiabaru.com
Dua bek Persib Bandung, Nick Kuipers (kiri) dan Victor Igbonefo (kanan), tertunduk setelah Persija Jakarta mencetak gol dalam final leg pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, menyoroti masalah waktu istirahat yang berbeda antara timnya dengan Persija Jakarta menjelang laga final leg pertama Piala Menpora 2021.

Hal itu, menurutnya, turut menjadi faktor yang membuat timnya menelan kekalahan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021) malam.

Persib kalah 0-2.

Gol kemenangan Persija masing-masing dicetak oleh Braif Fatari pada menit ke-1 dan Taufik Hidayat pada menit ke-7.

"Persija bermain satu hari lebih awal dari kami di laga terakhirnya. Jadi mereka punya keuntungan dan dalam jadwal ketat di bulan Ramadan ini kami mencoba semampunya untuk melakukan recovery," ujar Robert dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.

Pada laga itu, Persib memiliki waktu istirihat selama dua hari selepas babak semifinal leg kedua menghadapi PS Sleman yang dilaksanakan di Stadion Mahanan Solo.

Persib bermain pada Seni  (19/4/2021). 

Baca juga: Persib Dikalahkan Persija, Pelatih Robert Alberts Soroti Kinerja Pemain di Dua Posisi Ini

Baca juga: Biduan Dangdut Cekoki Anak SMA Minuman Keras, Lalu Diajak Ngamar Tiga Hari Beruntun, Lapor Polisi

Sementara Persija memiliki waktu istriahat selama tiga hari setelah menang adu penalti menghadapi PSM Makassar di babak semifinal kedua.

Laga juga dilaksanakan di Stadion Manahan, Minggu (28/4/2021).

Namun di balik itu semua, Robert menilai Febri Hariyadi dkk memang memulai pertandingan lebih lambat dari pada biasanya.

Hal ini dikatakan dia karena faktor recovery yang dimiliki para pemainnya tidak terlalu banyak sehingga tidak optimal ketika bertanding.

Baca juga: 5 Resep Berbagai Macam Varian Es Kelapa Muda, Dijamin Segar dan Nikmat Diminum Saat Buka Puasa

Baca juga: Tak Ada Gempa Susulan di Subang, Kalak BPBD Subang: Bukan Peristiwa yang Menakutkan

"Tapi di babak kedua tim bisa sedikit bangkit dan karena itu kami bisa membangun permainan. Hal bagusnya adalah ini bukan final satu laga bagi kami untuk menunjukan di laga berikutnya kami bisa menang," katanya. (*)

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved