Breaking News:

Penyekatan Pemudik Bikin Seorang Pemuda di Sumedang Dongkol, Posting Ini di Instastory, Lalu . . .

GAG kecewa karena sulitnya mudik. Ia pun mengunggah sesuatu di instastory-nya yang berakibat dia harus berurusan dengan polisi.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
pemuda diduga menghina polisi di medsos 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seorang pemuda berinisial GAG (22) asal Kabupaten Sumedang harus berurusan dengan aparat kepolisian karena diduga melakukan penghinaan terhadap polisi di sosial media.

Kini pemuda tersebut masih diperiksa di Mapolres Sumedang karena telah menyebut aparat kepolisian dengan nama hewan melalui instastory di akun Instagram miliknya.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, kemungkinan pemuda tersebut memang kecewa atau dongkol dengan adanya penyekatan pemudik di wilayah Kabupaten Sumedang saat musim mudik Lebaran tahun ini.

Baca juga: Bupati Majalengka Imbau Warganya yang Merantau Tak Mudik, Katakan Ini Hal Berat

Baca juga: Larangan Mudik, Wagub Jabar Pastikan Ada Pengecualian Khusus Para Pekerja Berikut Ini

"Ini bagian rasa kekecewaan masyarakat yang tentunya dapat kita pahami, bahwa kebijakan ini tidak nyaman untuk masyarakat," ujarnya saat ditemui di Mapolres Sumedang, Jumat (23/4/2021).

Hal tersebut, kata Eko, karena masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumedang, sudah terkenal dengan jiwa silaturahminya yang sangat tinggi, apalagi saat Lebaran.

"Tapi (kekecewaan) tidak harus diposting di sosial media yang bisa dibaca oleh publik luas," kata Eko.

Eko mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pemuda tersebut untuk mencari unsur pidananya.

"Kami harus menenuhi dulu unsur-unsur pidananya, apakah itu terpenuhi atau tidak. Akan kami sampaikan lebih lanjut dan nanti akan diketahui terkait ancaman hukumannya," ucap Eko.

Diberitakan sebelumnya, pemuda tersebut memposting ulang terkait berita penyekatan pemudik di instastroy akun Instagram miliknya, pada Kamis (22/4/2021) yang dilengkapi dengan tulisan nama hewan.

"Yahh dijagain be*** lagi," tulis GAG dalam postingannya yang dilengkapi dengan emoticon empat mobil polisi di akun instagramnya.

Eko mengatakan, adanya kebijakan larangan mudik dan penyekatan itu memang bukan hal yang nyaman bagi masyarakat, namun hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih parah seperti di daerah lain.

"Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Sumedang untuk tidak membuat postingan yang memperkeruh situasi saat ini karena akan memperberat beban pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ini," kata Eko.

Baca juga: Kecewa Ada Penyekatan Bagi Pemudik, Pemuda Ini Diduga Hina Polisi, Sebut Nama Hewan Di Medsos

Baca juga: Persib Bandung Dapat Dorongan Semangat dari Putri Nelayan Sukabumi: Yakin Jadi Juara

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved