Jumat, 10 April 2026

KRI Nanggala 402 Hilang

Indonesia Pernah Punya 12 Kapal Selam, Kini Hanya 5 Unit, Satu Masih Hilang

Nama  Nanggala ini 22 tahun kemudian dipakai lagi untuk kapal selam TNI AL yang dibeli dari Jerman

Penulis: Adityas Annas Azhari | Editor: Adityas Annas Azhari
istimewa/GRID
Kapal selam TNI AL, RI Tjakra di Teluk Ambon, Maluku, pada 1960 

ANGKATAN Laut Indonesia pada 1960-1966 adalah kekuatan yang disegani di bumi belahan selatan. Kekuatan angkatan laut di bawah pemerintahan Soekarno ini tidak main-main.

Sejumlah kapal perusak , penjelajah , kapal cepat berpeluru kendali, kapal selam kelas Whiskey, pesawat pembom jarak jauh  (pendukung kekuatan laut), hingga tank amphibi dimiliki TNI AL.

Salah satu kekuatan TNI AL yang ditakuti adalah aramda kapal selam.  Saat itu Indonesia memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey buatan uni soviet (sekarang Rusia).

Kapal selam KRI Pasopati buatan Uni Soviet  yang dipesiunkian dan sekarang  menjadi objek wisata Monumen Kapal Selam di Kota Surabaya
Kapal selam KRI Pasopati buatan Uni Soviet yang dipesiunkian dan sekarang menjadi objek wisata Monumen Kapal Selam di Kota Surabaya (wikipedia)

Kuatnya angkatan laut Indonesia saat itu salah satunya adalah untuk membuat Belanda angkat kaki dari bumi Papua (Irian Barat).

Khusus kekuatan kapal selamnya, Indonesia pertama kali membeli dan mendatangkan dua kapal selam pada 12 Septermbar 1959 dari Uni Soviet.

Seperti dilansir dari buku Edisi Koleksi Angkasa, Kapal Selam, The Silent Warrior (2004), Kedua kapal kapal selam itu diberi nama RI Tjakra dan RI Nanggala.

Baca juga: OKSIGEN DI KAPAL SELAM NANGGALA-402 Habis Pada Sabtu Pukul 3.00 WIB, Nasib 53 Orang Belum Diketahui

Nama  Nanggala ini 22 tahun kemudian dipakai lagi untuk kapal selam TNI AL yang dibeli dari Jerman, dan kini masih dalam pencarian di perairan Bali. Kapal selam Naggala 402 yang hilang itu dibeli dari Jerman pada 1977 dan diterima TNI AL 1981.

Baik RI Takjra maupun Nanggala adalah kapal selam kelas Whiskey  yang pada zaman itu merupakan yang terbaik dan ditakuti oleh negara-negara blok Barat (AS, Belanda, Inggris, Prancis).

Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu.
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. (KOMPAS.com CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO)

RI Tjakra dan Nanggala pertama kali diperkenalkan ke publik pada Hari Angkatan Bersenjata, 5 Oktober 1959 di Teluk Jakarta.

Motto yang digunakan awak kapal selam Indonesia saat itu adalah "Tabah Sampai Akhir". Motto tersebut digunakan baik pada lambang RI Tjakra maupun RI Nanggala

Baca juga: KRONOLOGI Hilangnya Kapal Selam KRI Nanggala-402, Hanya Beberapa Saat Setelah Minta Izin

Setelah membeli dua kapal selam tersebut, TNI AL lalu mendatangkan lagi 10 kapal selam kelas Whiskey . 

Seperti dilansir dari Kompas.TV ini adalah selusin kapal selam milik TNI AL saat itu dan masa pakainya:

1. Tjakra S01/401 (1959-1972),

2. Trisula 402 (1962 - 1974),

3. Nagabanda 403 (1961 - 1976),

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved