Breaking News:

Daliana dan Florian, Arsitek Indonesia-Jerman Perancang di Balik Indahnya Alun-alun Kejaksan Cirebon

Pasangan suami istri inilah yang menjadi perancang di balik indahnya Alun-alun Kejaksaan, Kota Cirebon.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Suasana malam Alun-alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Rabu (14/4/2021). Sekarang menjadi spot baru dikunjungi warga. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di balik berdirinya Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon, tersurat sentuhan tangan duo arsitek kebanggaan Indonesia, Daliana dan Florian, founder dari SHAU (Suryawinata Heinzelmann Architecture & Urbanism) di Rotterdam, Belanda dan Bandung, Indonesia.

Kolaborasi suami-istri arsitek tangguh itu melahirkan gagahnya alun-alun yang terletak jantung Kota Cirebon di Jalan Kartini, Kecamatan Kebonwaru, Kota Cirebon yang telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Rabu (21/4/2021), waktu yang bersamaan dengan peringatan Hari Kartini.

Alun-alun seluas 1 hektare itu kini menjadi magnet warga Kota Cirebon untuk berinteraksi atau berkegiatan dengan sejumlah fasilitas seperti tempat bermain dan juga perpustakaan hadir di sana.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 22 April 2021, Apakah Aldebaran Berhasil Melakukan Tes DNA Tanpa Ada Halangan?

Baca juga: Rekam Jejak KRI Nanggala 402, Si Monster Bawah Laut Milik TNI AL yang Tiba-tiba Hilang, Kini Dicari

Adalah Daliana, salah seorang dari arsitek Alun-alun Kejaksan mengatakan, pihaknya tertarik mendesain ruang-ruang publik di Indonesia karena warga butuh lebih banyak ruang publik yang didesain dengan baik. 

Setelah kesuksesan desain Taman Film dan juga Alun Alun Cicendo di Bandung, mereka diminta oleh Pemprov Jabar untuk mendesain Alun-alun Kejaksan.

"Prosesnya melalui pemahaman konteks, survei, FGD partisipatif dengan pemkot dan pemangku kepentingan, desain arsitektur kami lakukan berkoordinasi dengan Pak Gubernur, Kang Emil sampai akhirnya direalisasikan oleh kontraktor melalui tender," ujar Daliana melalui siaran tertulis, Kamis (22/4/2021).

Bagi arsitek SHAU, kata dia, filosofi yang terkandung dalam desain dan eskterior Alun-alun Kota Cirebon  berawal dari inspirasi gapura atau Candi Bentar yang mereka terjemahkan ke dalam bentuk plaza kontemporer.  

Ditambah, lokasinya sangat unik, dikelilingi Masjid At-Taqwa, monumen bersejarah, dan ada juga PKL dan akses halte bus.

Di sana terdapat undakan untuk duduk-duduk.

Sign in Alun-alun Kejaksan di sisi Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (14/4/2021) malam.
Sign in Alun-alun Kejaksan di sisi Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Rabu (14/4/2021) malam. (Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved