Breaking News:

VIDEO-Bisnis Kolang Kaling Bagi Petani di Pangandaran, Satu Berkah di Bulan Suci Ramadan

Puasa hari ke tujuh di bulan suci ramadan, buah kolang kaling masih cukup banyak diminati masyarakat untuk berbuka, khususnya di Pangandaran.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Puasa hari ke tujuh di bulan suci ramadan, buah kolang kaling masih cukup banyak diminati masyarakat untuk berbuka, khususnya di Pangandaran.

Biji buah kolang - kaling merupakan buah yang kenyal yang tentu salah satu tidak bisa dipisahkan dari jajanan takjil untuk berbuka puasa di bulan suci Ramadan.

Buah yang berwarna transparan ini, mempunyai rasa yang menyegarkan untuk berbuka puasa.

Tidak sedikit masyarakat yang minat mengkonsumsi buah kolang-kaling atau cangkaleng ini, apalagi di bulan suci ramadan.

Namun, perlu diketahui proses pembuatannya pun tidak mudah.

Dimulai mencari memilah buah kolang kaling yang masih mudah dari pohon aren, dan penetelan atau memisahkan buah kolang kaling dari batangnya.

Lalu kolang kaling tersebut, direbus di wajan atau drum selama 1 jam lebih di tungku api yang sudah disediakan.

Setelah direbus, selanjutnya didinginkan sementar sekitar 15 menit. Kemudian, satu persatu diambil biji kolang kaling diiris dan dicungkil dari cangkangnya.

Halaman
123
Penulis: Padna
Editor: Uben Ruben
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved