Senin, 13 April 2026

VIDEO-Mengintip Masjid Tertua di Majalengka, Dibangun Para Wali pada Abad Ke-14

Masjid Jami Darussalam yang berdiri di Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memiliki sejarah tersendiri.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Uben Ruben

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Masjid Jami Darussalam yang berdiri di Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memiliki sejarah tersendiri.

Masjid tersebut diketahui telah berdiri sejak abad ke-14.

Hal itulah yang membuat Masjid Jami Darussalam merupakan masjid tertua di kota angin yang masih kokoh berdiri.

Kondisi bangunan Masjid Jami Darussalam yang berada di Desa Karangsambung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, yang dibangun pada abad ke-14. (Tribun Jabar)

Hal ini disampaikan Wahdiyat (69), sesepuh Desa Karangsambung yang juga pengurus Masjid Jami Darussalam, saat berbincang dengan Tribun Jabar, Sabtu (17/4/2021).

Masjid ini memiliki arsitektur unik di hampir setiap sudutnya.

Dilihat dari luar, Masjid Darussalam tampak seperti pendopo dengan banyak tiang yang mengelilingi bagian luar masjid.

Tampak, warna biru langit menjadi ciri Masjid Darussalam.

Di dalam masjid, masjid tertua ini memiliki tiga ruangan.

Ruang pada sisi utara dan selatan merupakan ruang tambahan baru yang digunakan saat salat Jumat dan hari raya.

"Katanya yang bikin masjid ini para wali. Katanya 3 masjid. Pertama bangun di Cirebon, kedua di Banten, ini yang ketiganya, mepet ke pagi dibangun dalam waktu semalam," ujar Wahdiyat.

Ruang tengah atau ruang utama merupakan area asli Masjid Darussalam sejak pertama kali dibangun pada abad ke-14.

Pada ruang utama inilah terdapat empat tiang (saka) yang salah satu kayunya terbuat dari bekas serpihan kayu atau bahasa Sundanya disebut tatal.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved