Breaking News:

Unpad Pastikan Mahasiswa yang Tewas Gantung Diri Tak Bermasalah di Kampus, Cerdas dan Sedang Skripsi

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, hubungan mahasiswa itu dengan dosen pembimbing dan teman-temannya baik-baik saja

Tribunjabar.id/Kisdiantoro
ILUSTRASI - Tewas akibat gantung diri. 

Kapolres Sumedang AKBP, Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, mahasiswa itu kerap berbincang perihal perceraian orang tuanya.

Sebelumnya, korban diketahui sedang dalam pengobatan di dokter spesialis psikiater RSHS Bandung.

Eko mengatakan, saksi juga sempat mengetahui dari keterangan korban bahwa korban disarankan untuk dirawat karena diduga mengalami depresi.

Baca juga: Final Copa del Rey, Lionel Messi Bisa Jadi Mimpi Buruk buat Athletic Bilbao

Baca juga: Kalahkan PSS Sleman, Persib Bandung Satu Kaki di Final, Robert Alberts: Kualitas Permainan Tak Bagus

"Namun karena keinginan korban dan arahan orang tua bahwa untuk menjalankan berobat jalan atau tidak melakukan perawatan di rumah sakit," ucap Eko. 

Eko mengatakan, awalnya korban itu ditemukan saat penjaga kamar kos menanyakan kepada penghuni kosan, perihal keberadaan korban yang tidak terlihat beraktivitas.

"Kemudian, saksi lainnya mencoba melihat ke depan kamar korban, dan saksi melihat bahwa kondisi pintu kamar korban terlihat terbuka sedikit, lalu saksi membukakan pintu kamar," ucapnya.

Eko mengatakan, saksi tersebut melihat korban sudah dalam posisi leher terikat tali dan menggantung, kemudian dia memberitahukan ke penjaga kos dan juga ke penghuni kos lainnya serta pihak Kepolisian Polsek Jatinangor.

"Berdasarkan keterangan saksi, bahwa korban, terlihat oleh saksi terakhir kali pada hari Selasa atau waktu sahur," katanya.

Kepada saksi itu, kata Eko, korban kerap berbincang perihal perceraian orang tuanya dan sebelumnya korban diketahui sedang dalam pengobatan di dokter spesialis psikiater RSHS Bandung.

Baca juga: Hasil Liga Inggris, Everton vs Tottenham Hotspur, Gylfi Sigurdsson dan Harry Kane Cetak Brace

Baca juga: Gelandang Tengah Liverpool Beri Sedekah 30 Ton Beras Saat Ramadan

Eko mengatakan, saksi juga sempat mengetahui dari keterangan korban bahwa korban disarankan untuk dirawat, karena diduga mengalami depresi.

Halaman
123
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved