Breaking News:

Plt Wali Kota Tasik Minta yang Berbuat Maksiat pada Bulan Suci Ramadan Dapat Dihukum Pidana

Menurut Yusuf, berbuat maksiat di bulan suci Ramadan jangan lagi dikenai pasal pelanggaran administrasi tapi harus pidana.

Istimewa
Petugas Satpol PP Kota Tasikmalaya mendata enam pasangan bukan muhrim yang terazia Sabtu (17/4) dini hari. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, minta aparat bertindak tegas terhadap warga yang berbuat maksiat di bulan suci Ramadan.

"Ada kemaksiatan di bulan suci Ramadan sudah keterlaluan. Kebanyakan umat muslim melaksanakan ibadah dengan harapanendapat pahala berlipat ganda, ini malah bermaksiat," kata Yusuf, Sabtu (17/4/2021).

Menurut Yusuf, berbuat maksiat di bulan suci Ramadan jangan lagi dikenai pasal pelanggaran administrasi tapi harus pidana.

Yusuf menilai, sanksi tegas bisa dilaksanakan dengan memanfaatkan perda tentang tata nilai sebagai acuan hukumnya.

"Saya dengan tiap minggu ada saja pemuda pesta miras. Belum lagi penggerebekan di hotel atau tempat kos," kata Yusuf.

Baca juga: Live Streaming Nonton Ikatan Cinta 17 April 2021, Aldebaran dan Rendy Bongkar Makam Roy?

Karenanya, menurut Yusuf, sanksi terhadap para pelaku maksiat jangan hanya bersifat administrasi.

"Tapi sebaiknya dipikirkan apakah memungkinkan ditindak secara hukum pidana," ujar Yusuf.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved