Breaking News:

Stok Darah PMI Menipis, Peserta Sespimmen Polri Gelar Donor Darah di Bandung

Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 Tahun Ajaran 2021 melakukan giat bakti sosial berupa donor darah.

Editor: Kisdiantoro
Istimewa
Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 Tahun Ajaran 2021 melakukan giat bakti sosial berupa donor darah, Rabu (14/4/2021) pukul 20.00 WIB. Kegiatan dilaksanakan di PMI Kota Bandung jalan Aceh No.79, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-61 Tahun Ajaran 2021 melakukan giat bakti sosial berupa donor darah, Rabu (14/4/2021) pukul 20.00 WIB.

Kegiatan dilaksanakan di PMI Kota Bandung jalan Aceh No.79, Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat.

Bakti sosial donor darah tersebut diikuti oleh Kompol Alex Sandy Siregar, Kompol Bramastyo Priaji, Kompol Candra Sasongko, Kompol Dony Satria Wicaksono, Kompol Eko Munarianto, dan Kompol Victor Inkiriwang.

Baca juga: Persib Tak Bisa Turunkan Tiga Pemainnya Lawan PSS Sleman Nanti Malam, 2 Pemain Langganan Cetak Gol

Baca juga: Kapal Terbakar di Perairan Jabar, Mayoritas ABK Berasal dari Indramayu, Dievakuasi Kapal Tangker

Baca juga: KABAR GEMBIRA UNTUK BOBOTOH, Semua Pemain Persib 100% Negatif Covid-19, Siap Kalahkan PS Sleman

Pelaksanaan donor darah dilakukan pada malam hari karena berkenaan dengan bulan puasa.

Salah seorang peserta didik sekaligus peserta donor darah, Kompol Bramastyo Priaji mengatakan giat bakti sosial donor darah ini merupakan salah satu wujud kepedulian peserta didik Sespimmen terhadap sesama, terutama untuk membantu PMI dalam memenuhi ketersediaan darah.

"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk membantu sesama. Apalagi, darah merupakan kebutuhan penting yang harus tersedia sewaktu-waktu," ucapnya, dalam rilis yang diterima Tribunjabar.id.

Ditambah lagi, di masa pandemi seperti sekarang stok darah di PMI seringkali menipis. Sementara, kebutuhan akan darah bisa datang sewaktu-waktu.

Berdasarkan data PMI Kota Bandung, pada periode Februari 2021 lalu saja, stok darah PMI berkurang hingga 50 persen sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan darah 100 persen, sesuai permintaan rumah sakit.

"Mudah-mudahan kegiatan kita ini bisa menjadi budaya di masyarakat kita dan bisa membantu banyak masyarakat yang membutuhkan," ujar serdik Candra Sasongko.

"Dan langkah kecil kami ini bisa diikuti oleh banyak kalangan sehingga stok darah di PMI bisa terjaga," tambah Bramastyo. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved