Breaking News:

Ribuan Guru dan Tenaga Pendidik Bandung Wetan Divaksin, Kadinkes: Kami Terharu

Kepala Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, mengatakan vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik serentak di tiap kecamatan

Tribun Jabar/Nazmi Abdurahman
Penyuntikan vaksin untuk guru dan tenaga pendidik di Yayasan Taruna Bakti, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung Jumat (16/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pemerintah Kota Bandung terus mengakselerasi proses vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik demi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. 

Kepala Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara, mengatakan vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik dilakukan serentak di tiap kecamatan di Kota Bandung bekerja sama dengan instansi lain di wilayahnya. 

"Pemberian vaksinasi ini dilakukan setiap Kecamatan, dan hari ini dilakukan Kecamatan Bandung Wetan atas dukungan Yayasan Taruna Bakti, bagi kami ada rasa haru bahwa semua peduli untuk menyukseskan vaksinasi ini," ujar Ahyani, di sela monitoring vaksinasi di Yayasan Taruna Bakti, Jalan LLRE Martadinata, Jumat (16/4/2021). 

Menurut Ahyani, total ada sekitar 36 ribu tenaga pendidik yang bakal mendapatkan vaksin Covid-19, dan hingga saat ini baru mencapai sekitar 30 persen dari total penerima vaksin. 

"Mudah-mudahan sesuai target di akhir April 2021 dosis pertama sudah diberikan dan pada akhir Mei 2021 dosis kedua sudah selesai. Jadi, sebelum pembelajaran tatap muka Insyaallah sudah selesai," katanya.

Ketua umum pengurus Yayasan Taruna Bakti, Ibramsyah Amir menambahkan, proses vaksinasi ini merupakan upaya dari Yayasan Taruna Bakti bersama Pemerintah dalam percepatan vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik. 

Baca juga: DPRD Jabar Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua, Dorong Segera Laksanakan untuk Guru

Baca juga: Lansia Menjadi Target Vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat, Ridwan Kamil Khawatir Ada Pemudik yang Lolos

Dikatakan Ibramsyah, total ada sekitar 1.800 guru dan tenaga pendidik yang bakal mendapatkan vaksin di Yayasan Taruna Bakti. 

"Untuk guru dan tenaga kependidikan di Taruna Bakti ada sekitar 400 orang, selebihnya ada 1.400 yang berasal dari guru dan tenaga kependidikan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan," ujar Ibramsyah. 

Ia berharap dengan semakin banyaknya guru dan tenaga pendidik yang sudah mendapat vaksin maka PTM terbatas dapat segera digelar dan para orang tua siswa semakin yakin saat mengizikan anaknya untuk mengikuti PTM terbatas. 

"Tentunya ini merupakan optimisme baru dalam pendidikan, proses pembelajaran tatap muka memang hal yang utama dan kami berharap pada orang tua dan murid semakin berani untuk bertatap muka dalam pembelajaran nanti, tentunya dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan," katanya. 

Yayasan Taruna Bakti, kata dia, sudah menyiapkan infrastruktur serta sarana dan prasarananya untuk mendukung PTM terbatas dimasa adaptasi kebiasaan baru. 

"Taruna Bakti sudah sangat siap untuk mematuhi kesehatan, tinggal izin dari orang tua. Kami terus berkomunikasi dengan para orang tua siswa, memang tidak 100 persen para orang tua siswa yang bisa melepas anak ke sekolah, terutama untuk yang kelas pendidikan dasar, tapi untuk pendidikan menengah dan atas sudah mulai bisa melepas sekitar 70-80 persen l, berani mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka," ucapnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved