Breaking News:

Polresta Cirebon Beri 13 Penyandang Difabel SIM D Gratis, Kapolres: Semua Berhak Kemudikan Kendaraan

Polresta Cirebon memberikan 13 SIM D gratis untuk penyandang disabilitas.

Tribun Cirebon/Ahmad IB
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi (kedua kiri), saat menyerahkan secara simbolis SIM D gratis kepada perwakilan penyandang difabel di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sebanyak 13 penyandang disabilitas mendapatkan SIM D gratis dari Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, pemberian SIM D gratis itu dalam rangka apresiasi kepada peserta uji SIM dari komunitas difabel.

Ia memastikan, 13 orang yang mendapatkan SIM gratis tersebut telah mengikuti ujian teori dan praktik sebagaimana mestinya serta dinyatakan lulus.

Baca juga: Nasib Kepala Madrasah Tsanawiyah di Cianjur yang Digerebek Saat Pesta Narkoba, Dicopot dari Jabatan

Baca juga: Dengan Protokol Kesehatan Ketat, AHM Hadirkan 11 Motor di IIMS 2021

"Mereka hanya digratiskan biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk pembuatan SIM D tersebut," ujar M Syahduddi saat ditemui usai menyerahkan SIM D tersebut di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (16/4/2021).

Ia mengatakan, pembagian SIM gratis bagi difabel itu sebagai refleksi untuk memotivasi anggota polisi dan masyarakat umum.

Karenanya, Syahduddi berharap, kegiatan kali ini dapat menginspirasi banyak pihak.

Pasalnya, penyandang difabel yang mendapatkan SIM D gratis itu tetap semangat berkarya dan mencari nafkah untuk keluarganya.

"Mereka tidak menyerah, dan ini harus menjadi trigger untuk mendorong kita meniru semangatnya," ujar M Syahduddi.

Bahkan, ia pun menyampaikan alasan lainnya mengenai pemberian SIM D gratis bagi penyandang difabel tersebut.

Di antaranya, untuk menyosialisasikan tentang hak yang sama bagi warga negara untuk berkendara.

Syahduddi menegaskan, semua orang tanpa terkecuali berhak mengemudikan kendaraan bermotor.

"Kepemilikan SIM sudah diatur undang-undang, sehingga teman-teman difabel juga bisa mengurus atau memohon pembuatan SIM D," kata M Syahduddi.

Baca juga: Begini Nasib Jabatan dan Status ASN Kepala MTs di Cianjur yang Pesta Sabu-sabu dengan Seorang Wanita

Baca juga: Kurang dari 24 Jam Dua Gempa di Atas 5,0 M Melanda Sumbawa Barat, Pusat di Laut, Terasa Sampai Bali

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved