Breaking News:

Banjir Bandang Flores Timur

Rumahnya Tinggal Puing Dihantam Banjir Bandang, Bripka Sukma Tetap Bertugas, Pinjam Baju Dinas Teman

Ia mengaku bangga dan mengapresiasi sikap Bripka Sukma. “Ia juga korban banjir bandang, tapi ia masih masuk kantor dan bekerja seperti biasa..."

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Syafika Lamawuran untuk Pos Kupang
NTT berduka. Puluhan warga Ile Boleng di Pulau Adonara, Flores Timur, meninggal dunia akibat banjir bandang. Ratusan tertimbun longsor dan masih dicari. 

TRIBUNJABAR.ID, ADONARA- Anggota Polsek Adonara Timur, Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Bripka Sukma, tetap melayani masyarakat meskipun ia menjadi korban banjir bandang di Pulau Adonara, Flores Timur, Minggu (04/04/2021) dini hari.

Akibat bencana alam itu, banyak korban meninggal dunia, luka berat, dan kehilangan harta benda. Bripka Sukma, juga kehilangan tempat tinggal.

Setelah beberapa hari berlalu dari waktubanjir bandang itu, warga yang selamat mulai kembali beraktivitas. 

Mereka melihat rumahnya masing-masing yang tinggal puing, dan penuh lumpur, batu serta kayu. 

Pada Jumat (09/04/2021) siang, Bripka Sukma datang ke lokasi banjir yang meluluhlantahkan rumahnya dan menyapu semua yang ia miliki. Polisi itu menyingkirkan dari lumpur dan batu di bekas rumahnya.

Baca juga: Bencana Alam NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 177, Satu Wilayah Belum Tersentuh Bantuan

Baca juga: Sempat Terseret Banjir Bandang, Bocah 4 Tahun di Flores Timur Ini Selamat, Begini Kisahnya

Polisi Sukma yang menemukan baju dinasnya di lumpur yang ada di bekas rumahnya yang terkena banjir bandang di Pulau Adonara, Flotim.
Polisi Sukma yang menemukan baju dinasnya di lumpur yang ada di bekas rumahnya yang terkena banjir bandang di Pulau Adonara, Flotim. (POS KUPANG.COM/ISTIMEWA)

Tak disangka ketika membersihkan lokasi, Bripka Sukma menemukan baju dan celana dinas Polri miliknya. Pakaian dinas itu ditemukan di lokasi rumah yang ia bangun dan tinggal bersama keluarga.

Sehari sebelumnya, Bripka Sukma juga menemukan beberapa barang penting miliknya yang terkubur.

Kabar soal Bripka Sukma itu dibenarkan oleh Kapolres Flores Timur, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK melalui Wakapolres Flores Timur, Kompol Yance Seran saat dihubungi POS-KUPANG.COM di Larantuka, Sabtu, 10 April 2021.

Baca juga: Gempa Bumi Terjadi di Malang, Begini Kondisi Tiga Bandara yang Ada di Jawa Timur, Rusak?

Baca juga: Kakek di Sukabumi Pingsan di Atas Pohon Kelapa, Dievakuasi Hampir Tengah Malam

“Benar, saya dapat laporan, anggota Polsek Adonara Timur yang sedang membersihkan lokasi rumahnya menemukan pakaian dinasnya. Memang dua hari terakhir ini, anggota sedang bersih-bersih di lokasi banjir di sekitar Polsek Adonara Timur yang terdampak,” kata Yance.

Menurutnya, anggota Polsek Adonara Timur itu bertugas sebagai Bhabinkamtibmas. Ia juga berhasil melaksanakan tugas sebagai polisi di desa binaanya. Yance pun memuji kebesaran hati Bripka Sukma.

"Ketika banjir, rumahnya dibawa banjir sehingga semua pakaianya hilang, tapi ia tetap tegar. Pascabanjir, ia tetap masuk kantor mengenakan pakai seadanya."

"Bahkan ia ketika bertugas sekarang memakai baju dinas rekannya yang bernama Bripka Taher. Papan nama di baju yang ia pakai masih jelas tulis baju itu milik Taher. Ketika ada kerja ia tetap ikut kerja bersama anggota lainnya,” katanya.

Ia mengaku bangga dan mengapresiasi sikap Bripka Sukma. “Ia juga korban, tapi ia masih masuk kantor dan bekerja seperti biasa. Malah ia memakai baju dinas rekannya bernama Taher,” ujar Yance. (Aris Ninu)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kisah Polisi Yang Jadi Korban Banjir di Adonara, Pinjaman Pakaian Dinas Rekannya Agar Bertugas

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved