Breaking News:

Banjir Bandang Flores Timur

Bencana Alam NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 177, Satu Wilayah Belum Tersentuh Bantuan

Korban meninggal dunia terbanyak berada di Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur. Total, ada 72 orang.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
(POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA)
Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara Kabupeten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flotim menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini. 

TRIBUNJABAR.ID, KUPANG - Sebanyak 177 orang dilaporkan meninggal dunia dan 45 lainnya dilaporkan masih hilang akibat bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ).

Pada Minggu (11/4/2021), tim kembali menemukan tiga korban meninggal dunia

"Dengan demikian, total korban meninggal dan hilang adalah 222 orang," ujar Wakil Gubernur NTT, Josef Adrianus Nae Soi, dalam konferensi pers di Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT, pada Minggu malam.

Data Satgas Tanggap Darurat Bencana NTT, korban meninggal dunia terdapat di 8 kabupaten dan Kota Kupang. Korban yang masih hilang ada di 5 kabupaten. 

Korban meninggal dunia terbanyak  berada di Pulau Adonara Kabupaten Flores Timur. Total, ada 72 orang.

Berikut di Lembata sebanyak 46 orang, menyusul Kabupaten Alor sebanyak 28 orang, Kabupaten Kupang sebanyak 12 orang, Kota Kupang 6 orang, Kabupaten Malaka 6 orang Sabu Raijua 3 orang dan Ende serta Sikka masing-masing 1 orang. 

NTT berduka. Puluhan warga Ile Boleng di Pulau Adonara, Flores Timur, meninggal dunia akibat banjir bandang. Ratusan tertimbun longsor dan masih dicari.
NTT berduka. Puluhan warga Ile Boleng di Pulau Adonara, Flores Timur, meninggal dunia akibat banjir bandang. Ratusan tertimbun longsor dan masih dicari. (Syafika Lamawuran untuk Pos Kupang)

Baca juga: TNI AL Kirim 4 Kapal Perang ke NTT, Bantu Angkut Bantuan untuk Korban Bencana Alam

Baca juga: Masjid Nusantara Bersama Rumah Zakat Pasok 700 Paket Sembako untuk Korban Bencana NTT

Sementara itu, korban hilang terdapat di Kabupaten Lembata sebanyak 22 orang, Kabupaten Alor sebanyak 13 orang, Kabupaten Flores Timur sebanyak 2 orang, Kabupaten Sabu Raijua sebanyak 3 orang dan Kabupaten Kupang sebanyak 3 orang. 

Oepoli, Kabupaten Kupang Belum Terjangkau

Wagub Josef Nae Soi mengatakan, dari seluruh daerah yang terdampak bencana, hanya satu wilayah di Kabupaten Kupang yang belum terjangkau logistik tanggap darurat bencana.

Keterlambatan itu diakui Josef Nae Soi karena alasan akses ke wilayah itu yang terputus. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved