Breaking News:

Jawab Tak Tahu Saat Ditanya tentang Uang, Menantu Dibacok Mertua Saat Sujud dalam Salat

Seorang mertua yang sedang diselimuti rasa emosi membacok menantunya. Aksi pembacokan tersebut dilakukan saat sang menantu sedang menjalankan salat.

Tribunnews.com
Ilustrasi kejadian pembacokan di Garut. Di Jawa Timur, mertua membacok menantunya. 

Istrinya tersebut merupakan saudari kandung dari ibu korban AL.

Baca juga: Setiap Tahun Salat Tarawih Kilat di Indramayu Selalu Viral, Jemaah Berbondong-bondong Sengaja Datang]

Baca juga: Pelatih Persebaya Surabaya Mengaku Tak Masalah Kalah dari Persib Bandung

E lalu tidak terima dimarahi sang istri yang saat itu sedang berada di luar daerah.

Pelaku yang kesal dan tidak terima akhirnya pergi mendatangi mertuanya, yaitu S (55).

Pelaku yang sudah dipenuhi rasa emosi pun tidak terkendali lagi.

Pelaku segera menyatroni rumah mertuanya yang tinggal bersama dengan korban dan ayah korban, D (35).

Setelah mengetuk pintu rumah dan dibuka oleh D, tanpa basa basi pelaku langsung mendorong D.

E marah-marah sambil menunjuk mertua D yang tak lain adalah mertua pelaku juga.

Ternyata pelaku sudah membawa pisau, sehingga D mencoba menenangkan dan menangkapnya.

Namun usaha D sia-sia karena pelaku yang berpostur lebih tegap dan besar dibandingkan D membuatnya tidak mampu menahan pelaku.

Pelaku merasa sakit hati dan menuduh mertuanya melaporkan hal yang tidak baik kepada istrinya.

Sambil menunjuk-nunjuk ke arah mertuanya, pelaku mengatakan, "kenapa kamu tidak bisa mengajari anak kamu!"

Peristiwa berdarah pun terjadi, setelah terlepas dari pegangan D, di saat yang bersamaan pula korban yang saat itu sedang tidur terbangun.

AL yang terbangun lalu berlari keluar rumah.

Melihat hal tersebut, pelaku yang telah dirundung emosi malah menikam korban.

Sehingga tetangga korban yang mendengar adanya keributan, keluar dari rumah dan mengejar pelaku.

Sekitar pukul 22.45 WIB, pelaku akhirnya di amankan oleh Ketua RT001/RW002 Desa Panglima Raja.

Pelaku diserahkan kepada anggota Polsek Concong untuk diamankan ke Mapolsek Concong.

Kapolres Inhil, AKBP Dian Setyawan, melalui Paur Humas Ipda Esra, menuturkan kejadian ini.

Akibat situasi dan kondisi yang tidak kondusif membuat pelaku langsung dibawa ke Mapolres Inhil untuk dilakukan penyidikan.

"Pelaku terancam dikenai Pasal 351 ayat 3 KUHPidana atas penganiayaan yang dilakukannya hingga membuat AL meninggal dunia," ungkap Ipda Esra melalui keterangannya, Sabtu (3/4/2021).

Lebih lanjut Ipda Esra menjelaskan, akibat dari penikaman tersebut korban mengalami luka robek yang memanjang di bawah ketiak sebelah kanan.

"Kedalaman luka korban hingga 10 centi dan merobek paru-paru korban."

"Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Tragedi Magrib Menantu Dibacok Mertua saat Sujud Salat, Pelaku Emosi Dengar Jawaban Anak Soal Uang, https://jatim.tribunnews.com/2021/04/12/tragedi-magrib-menantu-dibacok-mertua-saat-sujud-salat-pelaku-emosi-dengar-jawaban-anak-soal-uang?page=all.

Editor: Giri
Sumber: TribunJatim.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved