Breaking News:

Mudik Lebaran 2021 Dilarang

Ada Sanksi Tilang untuk Kendaraan yang Langgar Larangan Mudik Lebaran 2021

Selama penerapan larangan mudik Lebaran 2021, polisi menyiapkan 333 penyekatan titik atau check point dari Lampung hingga Bali.

TRIBUN JABAR/TIAH SM
Wali Kota Bandung Oded M Danial dan Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiadi saat ditemui wartawan di ke Pendopo Kota Bandung, Sabtu (23/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Polri menyiapkan sanksi tilang terhadap kendaraan yang melanggar larangan mudik pada Lebaran 2021.

Untuk mengantisipasi pergerakan kendaraan yang akan mudik, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri juga menyiapkan  333 titik penyekatan atau check point dari Lampung hingga Bali.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi, mengatakan sanksi pertama yakni kendaraan diminta putar balik, terutama bagi kendaraan yang tidak sesuai klasifikasi di tengah larangan mudik.

"Bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan seperti yang kami sampaikan tadi dan tidak memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan akan diputar balik," ujar Budi Setiadi dalam konferensi pers dikutip dari kanal Youtube BNPB, Kamis (8/4/2021).

Selain itu, petugas juga akan menerapkan sanksi berupa penilangan atau sanksi berdasarkan undang-undang yang berlaku bagi kendaraan travel atau angkutan perseorangan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan polisi menyiapkan 333 titik penyekatan atau check point dari Lampung hingga Bali.

Baca juga: Headline Tribun Jabar Hari Ini, Rumah Sakit Beli Obat Kedaluwarsa, Terjadi di RSUD Indramayu

Baca juga: Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Pemudik Langsung Diminta Putar Arah, Perusahaan Bus Mohon Revisi

Istiono menjelaskan, wilayah Lampung hingga Bali merupakan titik mobilisasi utama yang menjadi prioritas penyekatan. Titik penyekatan tersebut berada di wilayah perbatasan kabupaten, kota, maupun provinsi.

"Titik penyekatan ini akan kita bangun di perbatasan provinsi maupun kabupaten untuk mengantisipasi peniadaan mudik tersebut," kata Istiono.

Kemenhub menetapkan larangan operasi bagi semua moda transportasi darat, udara, laut, maupun perkeretaapian untuk kegiatan mudik Idul Fitri yang berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021.

Larangan ini merujuk dengan ditetapkannya kebijakan peniadaan mudik pada IdulFitri 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idulfitri Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

Halaman
12
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved