Breaking News:

Kenal di Medsos, Pemuda di Sumedang Mencabuli Gadis Berusia 13 Tahun Hingga Hamil Dua Bulan

Bermula dari kenalan di medsos, seorang pemuda mencabuli gadis 13 tahun dan kini hamil.

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur saat diperiksa polisi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seorang pemuda berinisial HA alias Ridho (20) diringkus polisi setelah melakukan aksi persetubuhan terhadap anak di bawah umur di daerah Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang.

Akibat perbuatan bejat pelaku ini, gadis yang baru berusia 13 tahun sebut saja Bunga, saat ini sudah hamil dua bulan dan harus mendapat pendampingan trauma healing dari anggota Polres Sumedang.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, aksi persetubuhan tersebut bermula saat pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial, kemudian pada awal Januari 2021 lalu mereka bertemu.

Baca juga: Lucinta Luna Mandi Uang di Bathtub, Sebut Rezeki Anak Sholeh, Sempat Susah Kini Banjir Harta Lagi

Baca juga: Misteri Surat Bertuliskan PAMIT di TKP Ibu Muda di Bandung Bunuh Diri, 2 Anak Balitanya Juga Tewas

"Dengan segala tipu daya, dilakukan tindak pidana tersebut terhadap korban," ujarnya saat ditemui di Mapolres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Kamis (8/4/2021).

Setelah mendapat laporan, kata Eko, pihaknya langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan dan berhasil mengetahui identitas pelaku, hingga akhirnya pelaku ini ditangkap di daerah Cikarang, Bekasi.

"Tindak pidana ini dilakukan oleh seorang karyawan swasta berusia 20 tahun, korbannya masih berusia 13 tahun dan saat ini dalam kondisi hamil 2 bulan," kata Eko.

Ia mengatakan, untuk saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Sumedang dan terancam hukuman 17 tahun penjara setelah ditangkap saat polisi melakukan operasi Pekat Lodaya 2021.

"Dalam operasi pekat yang dilakukan anggota Polres Sumedang ditangkap pelaku persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Tanjungmedar," ucapnya.

Eko memastikan, untuk korban aksi persetubuhan tersebut, saat ini sudah mendapat pendampingan sesuai aturan dalam Undang-Undang Perlindungan anak.

Dihadapan polisi, pelaku juga mengaku bahwa telah melakukan aksi bejat itu di rumahnya di daerah Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang.

"Kenal dari WA, dapat nomornya (korban) dari teman, terus kenalan," ujar AH di hadapan polisi.

Baca juga: Banyak Peserta Kartu Prakerja Tidak Segera Membeli Pelatihan, Ini Konsekuensinya, Bisa Dicabut

Baca juga: Tingkah Lucu Pasangan Bukan Muhrim di Tasik Kepergok Ngamar, Lama Buka Pintu, Saat Dibuka Ternyata

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved