Breaking News:

Kemenhub Kurangi Layanan Kereta Api Saat Lebaran 2021

"Kami akan melakukan pengurangan layanan kereta api dan hanya akan mengoperasikan kereta luar biasa," ujar Menhub, Budi Karya Sumadi

KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (27/2/2020) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menyusul kebijakan larangan mudik Lebaran 2021, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengurangi layanan kereta api.

"Kami akan melakukan pengurangan layanan kereta api dan hanya akan mengoperasikan kereta luar biasa," ujar Menhub, Budi Karya Sumadi, dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (7/4/2021).

Layanan transportasi melalui jalur laut, ucap Budi Karya Sumadi, pun diberikan secara terbatas. Kemenhub hanya akan memberikan fasilitas bagi mereka yang dikecualikan dalam kebijakan larangan mudik Lebaran.

Soal transportasi darat, Kemenhub akan berkoordinasi dengan Polisi dan Korlantas untuk menerapkan penjagaan di titik-titik tertentu. Budi Karya Sumadi menuturkan, penyekatan akan dilakukan di sekitar 300 lokasi.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita tegas melarang mudik dan kami juga mengimbau agar Bapak, Ibu yang berkeinginan mudik untuk tinggal di rumah saja,” kata Budi Karya Sumadi.

Baca juga: Headline Tribun Jabar Hari Ini, Kembar Siam Hasna-Husna Berhasil Dipisah, Libatkan 90 Dokter

Baca juga: Siapa Profesor Muradi? Guru Besar Unpad yang Duduki Beberapa Jabatan dan Jadi Komisaris BUMN

Lebih lanjut, Budi mengingatkan kembali aturan pelarangan mudik sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Kemenhub akan menindaklanjuti larangan tersebut dalam peraturan yang lebih teknis.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, kita harus melihat apa yang terjadi pada 2020. Ada beberapa hal yang menyebabkan pemerintah melarang mudik Lebaran tahun ini," kata Budi.

Pertama, pada Januari 2021, setelah mudik Natal terjadi kenaikan kasus Covid-19 tertinggi selama pandemi. Pada saat yang sama jumlah kematian tenaga kesehatan juga mencapai lebih dari 100 orang.

 Kedua, terjadi lonjakan kasus aktif secara drastis pada Januari-Februari 2021. Ketiga, ada banyak warga lansia yang berisiko tinggi terpapar Covid-19 dan harus dilindungi.

Dengan meminimalisasi mobilitas, maka bisa mencegah potensi penularan Covid-19 kepada lansia.

Keempat, saat ini negara-negara maju seperti Amerika Serikat, India dan beberapa negara Eropa sedang mengalami kenaikan kasus Covid-19 secara signifikan. (Dian Erika Nugraheny)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Larangan Mudik Lebaran 2021, Kemenhub Akan Kurangi Layanan Kereta Api

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved