Breaking News:

Kemenhub Akan Lakukan Penyekatan, Tahan Orang yang Akan Mudik pada Lebaran Tahun Ini

Pihak Kementerian Perhubungan akan melakukan penyekatan berkenaan larangan mudik pada Lebaran 2021.

ist/brigadir deny haryanto
Ilustrasi - Polisi melakukan penyekatan di Gerbang Tol Padalarang, Kamis (28/5/2020). Kemenhub akan melakukan penyekatan untuk menahan orang agat tak mudik pada Lebaran 2021. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Pihak Kementerian Perhubungan akan melakukan penyekatan berkenaan larangan mudik pada Lebaran 2021.

Pemerintah memang sudah memutuskan larangan mudik menimbang menimbang lonjakan kasus Covid-19 yang kerap terjadi setelah libur panjang.

Larangan mudik ini telah disampaikan Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, berlaku mulai 6-17 Mei 2021.

Menanggapi keputusan larangan mudik Lebaran 1442 H, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyekatan.

“Berkaitan dengan darat kita berkoordinasi dengan polisi dan Kakorlantas bahwa kita akan secara tegas melarang mudik,” ujar Budi, dalam konferensi pers yang disiarkan YouTube Sekretariat Kabinet, Rabu (7/4/2021).

“Dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi, sehingga kami menyarankan Bapak Ibu tidak meneruskan rencana untuk mudik dan tinggal di rumah,” kata dia.

Budi juga berujar, sejumlah akses dari Jabodetabek menuju timur dan barat akan diperketat guna menahan orang supaya tidak mudik.

Baca juga: Foto Model Cantik Era Setyowati yang Mengadu Dugaan Penelantaran Anak, Ada Foto dengan Prof Muradi

Baca juga: Atta Halilintar Boyong Aurel Hermansyah ke Bali dengan Private Jet: Baby AHHA Cooming

Baca juga: Anda Perlu Tahu, Niat Puasa Ramadan dan Sembilan Hal yang Membatalkan Puasa

“Kita juga melihat bahwa penggunaan kendaraan pribadi. Bahkan (menggunakan) mobil pelat hitam, bus pelat hitam, truk pelat hitam, kita akan melakukan tindakan tegas apabila itu dilakukan,” ucap Budi.

Berdasarkan survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan, adanya larangan mudik telah mengurangi lonjakan orang yang akan pulang kampung.

“Di mana apabila tidak ada larangan mudik maka 33 persen orang masih mudik, artinya ada 81 juta orang yang mudik. Tetapi kalau ada larangan mudik, maka yang ingin mudik 11 persen, dengan angka 27 juta orang,” kata Budi.

Baca juga: PT LIB Bebaskan 8 Klub Pilih Sendiri Hotel, Persib Bandung Kembali ke Yogyakarta

Baca juga: RAMALAN ZODIAK Cinta Kamis 8 April 2021, Libra Bisa Merasakan Pesona dalam Cinta Anda

“Dan kami mengidentifikasi bahwa tujuan mudik paling banyak yang dari Jabodetabek adalah ke Jawa Tengah, sebanyak 37 persen atau kurang lebih 12 juta orang. Jawa Barat itu 23 persen atau kira-kira 6 juta orang,” ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mudik Dilarang, Kementerian Perhubungan Siapkan 300 Pos Penyekatan", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2021/04/08/072200815/mudik-dilarang-kementerian-perhubungan-siapkan-300-pos-penyekatan.

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved