Breaking News:

Operasi Pemisahan Kembar Siam Asal Soreang Hasna-Husna Sedang Berjalan di RSHS, Ini Kata Tim Dokter

Operasi ini dilakukan sejak tadi pagi dan diperkirakan memakan waktu delapan sampai sembilan jam.

Tribun Jabar/Cipta Permana
Tangkapan layar Ketua Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSHS Dikki Drajat Kusmayadi menjelaskan terkait rencana tindakan operasi bayi kembar Hasna-Husna di sebuah kamar operasi RSHS Bandung, Rabu (7/4/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jabar.id, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tindakan operasi pemisahan bayi kembar siam pendempetan pada bagian perut (omphalopagus), bernama Hasna Alfa Thunisa Nugraha dan Husna Alfa Thunisa Nugraha (Hasna-Husna), tengah dilakukan oleh Tim dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rabu (7/4/2021).

Hasna dan Husna, diketahui merupakan anak kedua dan ketiga dari pasangan Tia Setiadi Nugraha dan Oom Komariah warga Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Keduanya menjalani operasi pemisahan organ tubuh pada usia 8 bulan.

Baca juga: Pemain yang Dinanti Bobotoh Persib Akhirnya Datang, Sudah Ikut Latihan, Tak Main Saat di Sleman

Baca juga: Sosok Abah Popon Guru Ilmu Kebal Terkuak, Terkenal Sejak Tahun 1980-an, Kerap Didatangi Pejabat

Ketua Tim Penanganan Bayi Kembar Siam RSHS Dikki Drajat Kusmayadi mengatakan, Hasna-Husna menjalani operasi pemisahan mulai pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan tim medis yang terdiri dari 90 orang, dengan berbagai spesialisasi.

"Proses operasi pemisahan bayi atas nama Hasna - Husni akan berlangsung pada pukul 08.00 WIB, dan dibutuhkan lama waktu sekitar 8-9 Jam. Adapun, tindakan operasi besar ini melibatkan 90 orang tenaga medis dengan berbagai spesialisasi di bidangnya masing-masing. Kami berharap doa dari seluruh pihak, agar operasi ini dapat berjalan lancar, dan kedua bayi dapat diselamatkan" ujarnya melalui tayangan rekaman video di sebuah kamar operasi RSHS Bandung, Rabu (7/4/2021).

Sebelumnya, sepekan jelang operasi dilakukan, Dikki Drajat Kusmayadi mengaku, tidak mengalami kendala yang berarti.

Sempat ditemukan lubang saat pemeriksaan USG Jantung (echocardiogram), namun, saat ini sudah menutup kembali.

"Saat ini kami belum menemukan kendala yang bermakna, memang tadinya didapatkan dengan pemeriksaan echocardiogram itu ada lubang kecil. Tapi pada pemeriksaan terakhir itu sudah menutup. Mudah-mudahan tidak ada masalah atau kendala lain," ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Dikki menambahkan pendempetan bayi kembar yaitu, di bagian perut yang dialami oleh Hasna-Husna hampir sama dengan kondisi bayi kembar siam lainnya yaitu, Sidiqah yang sebelumnya telah dipulangkan.

Pendempetan yang dianggap berat yaitu berada dalam organ liver.

"Perbedaannya ini sudah dipersiapkan pemeriksaan-pemeriksaan pun sudah dilengkapi. (Hasilnya) menyatakan memang tidak ada organ lain yang nempel (selain liver). Tetapi memang, kita bisa melihat ada pembuluh darah yang menyilang dari liver 1 ke 2 yang cukup besar, dan itu dianggap kondisi yang konfliknya hanya liver saja," katanya.

Baca juga: Posisinya di Persib Terancam Bayu M Fiqri dan Henhen Herdiana, Ini Kata Supardi Nasir

Baca juga: RUMAH SOSOK ABAH POPON TERUNGKAP, Guru Ilmu Kekebalan Tubuh Paling Dicari Terduga Teroris, di Gang

Penulis: Cipta Permana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved